KPK Pertimbangkan Soal Penting Tidaknya BNP2TKI

Kamis, 07 Agustus 2014 - 01:53 WIB
KPK Pertimbangkan Soal...
KPK Pertimbangkan Soal Penting Tidaknya BNP2TKI
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan merencanakan pertemuan kembali dengan Migrant Care, Kemenakertrans, dan BNP2TKI dalam rangka mencari solusi yang solutif tentang sejauh mana diperlukannya BNP2TKI ke depan.

"Kami menerima informasi yang sangat menarik bahwa terdapat pola perbudakan modern yang menempatkan kita setara dengan negara yang melakukan para pekerja secara tidak manusiawi," ujar Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (6/8/2014).

Adnan menjelaskan, pertemuan itu sekaligus akan menjadi rekomendasi KPK ke presiden baru terpilih tentang apakah BNP2TKI akan dilikuidasi atau diubah bentuknya.

"Kita tidak mau berhenti di situ, tapi akan kita tindaklanjuti. Ini adalah salah satu hasil yang hari ini akan kita ikuti," ucapnya.

Namun, hingga saat ini KPK belum mau memberikan rekomendasi untuk kelanjutan BNP2TKI ataupun institusi yang terkait. Walaupun, pihaknya menemukan fakta-fakta yang sangat meyakinkan di lapangan.

"Ini kita sedang mendiagnosa separah apa posisi realnya, di sana ada penegak hukum, ada aparat lainnya yang mestinya melindungi dan melayani TKI, namun ternyata dari situasi di lapangan yang kita jumpai terjadi penyalahgunaan wewenang," jelasnya.

Seperti diketahui, KPK, Mabes Polri dan UKP4 melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 26 Juli lalu. Dalam sidak itu, aparat menangkap 18 orang dan sempat menahan di tahanan Polda Metro Jaya.

Satu orang di antaranya anggota TNI dan dua polisi. Mereka diduga terlibat pemerasan terhadap TKI. Polda Metro Jaya telah melepaskan 15 orang karena saat kejadian tidak terjadi adanya transaksi.

Sementara satu orang TNI diserahkan ke kesatuannya. Dua anggota polisi akan diperiksa di kepala bidang profesi dan pengamanan di kesatuan masing-masing.
(kri)
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan Angkasa...
Mengenal Perbedaan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II
Penerbangan di Soekarno-Hatta...
Penerbangan di Soekarno-Hatta Mengalami Penurunan hingga 22,86%
Kembangkan Bisnis Kargo,...
Kembangkan Bisnis Kargo, Angkasa Pura Logistik Buka Rute Makassar-Singapura
Plt Gubernur Sulsel...
Plt Gubernur Sulsel Lepas Ekspor 2,3 Ton Ikan Direct Flight ke Singapura
Konsumsi Avtur Sumbagsel...
Konsumsi Avtur Sumbagsel Naik Seiring Bertambahnya Penerbangan
Angkasa Pura I Layani...
Angkasa Pura I Layani 4,8 Juta Penumpang Sepanjang Oktober 2022
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved