DPP Golkar Didesak Beri Sanksi Kader Berkhianat

Selasa, 05 Agustus 2014 - 10:22 WIB
DPP Golkar Didesak Beri...
DPP Golkar Didesak Beri Sanksi Kader Berkhianat
A A A
JAKARTA - Sebanyak 31 pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I Partai Golkar se-Indonesia mendesak agar DPP Partai Golkar memberikan sanksi tegas kepada kader yang berkhianat.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham saat menghadiri acara halal bi halal di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Senin 4 Agustus 2014.

Menurut Idrus, pihaknya telah menerima 31 surat kesepakatan dari DPD tingkat I Partai Golkar. Surat tersebut berisi tiga pernyataan di antaranya, pertama yakni sepakat mengamankan hasil Munas 2009 di Riau yang memutuskan bahwa munas ke-9 dilakukan pada 2015 mendatang.

"Tidak ada masalah, solid Partai Golkar. Jadi begini, masalah Golkar saya selaku Sekjen Partai Golkar telah mendapatkan 31 surat dan ada pernyataan kerja sama dan kesepakatan DPD I seluruh Indonesia," tutur Idrus.

Kedua, mereka sepakat untuk terus berada dalam koalisi permanen Merah Putih dan mendukung setiap perjuangan yang diambil.

Bahkan, sejumlah daerah mendesak agar kepengurusan koalisi tersebut juga dibentuk di derah-daerah.

"Mereka bahkan mendesak kepada saya selaku Sekjen Partai Golkar dengan Mas Fadli Zon untuk segera dibentuk di daerah mereka," ujarnya.

Isi surat yang ketiga, kata Idrus, seluruh pimpinan DPD yang ada di daerah mendesak kepada DPP Partai Golkar untuk memberikan tindakan tegas kepada siapapun kader Golkar yang mengkhianati keputusan Munas di Riau dan garis perjuangan partai tersebut.

"Saya ingin mengajak kepada siapapun itu yang menyatakan dirinya sebagai tokoh Partai Golkar, jangan pernah kami diajak untuk melanggar keputusan munas. Sekali lagi, jangan pernah kami diajak melanggar keputusan munas," tutur Idrus.

Koordinator Pelaksana Koalisi Merah Putih ini mengakui, ada beberapa anggota Partai Golkar yang merasa sebagai petinggi partai menyambangi daerah-daerah dan menghubungi DPD I agar mengikuti kebijakannya.

"Namun DPD I menolak semua. Mereka menolak semua. Kenapa? Karena yang datang ke daerah-daerah hanya penikmat-penikmat Golkar, bukan pejuang-pejuang Golkar," katanya.

Sementara untuk DPD I yang belum memberikan surat pernyataan, Idrus optimistis mereka akan memberikan suara yang sama dengan sebagian besar pimpinan DPD yang sudah memberikan pernyataan sikap.

"Mereka belum hadir, dan pasti akan ikut yang banyak. Saya yakin yang menang yang pro kepada koalisi Merah Putih," katanya.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Presiden Jokowi Hadir...
Presiden Jokowi Hadir di Penutupan Munas XI Partai Golkar
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Malam Puncak HUT ke-57...
Malam Puncak HUT ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Dewan Pers Minta Polri...
Dewan Pers Minta Polri Tinjau Ulang Perpol Izin Liputan Jurnalis Asing
7 menit yang lalu
Senjakala Pemberantasan...
Senjakala Pemberantasan Korupsi jika Kejaksaan Dilarang Usut Korupsi
7 menit yang lalu
Andi Yuslim Patawari...
Andi Yuslim Patawari Temui 2 Sahabatnya yang Kini Jadi Wali Kota Parepare dan Bupati Sidrap
34 menit yang lalu
Contraflow Tol Jagorawi...
Contraflow Tol Jagorawi Arah Puncak Dihentikan, Lalu Lintas Kembali Normal
1 jam yang lalu
Lonjakan Penumpang Kereta...
Lonjakan Penumpang Kereta di Arus Balik Lebaran 2025, KAI Catat 52 Ribu Kedatangan
2 jam yang lalu
Arus Balik Lebaran 2025,...
Arus Balik Lebaran 2025, ASDP Catat Jumlah Penumpang Menurun 31 Persen
6 jam yang lalu
Infografis
Benarkan AS Beri Ukraina...
Benarkan AS Beri Ukraina Senjata Nuklir untuk Melawan Rusia?
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved