Pengamat: Rekapitulasi Pilpres Tak Pakai Sistem Online

Jum'at, 25 Juli 2014 - 06:58 WIB
Pengamat: Rekapitulasi...
Pengamat: Rekapitulasi Pilpres Tak Pakai Sistem Online
A A A
JAKARTA - Dalam sebuah blog audit-kpu.blogspot.com, seorang hacker membuktikan sistem IT Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa dicurangi. Pasalnya sistem IT KPU memiliki banyak kelemahan yang membuka peluang orang-orang tidak bertanggung jawab memanfaatkannya.

Kelemahan sistem IT KPU dibongkar dipaparkan hacker tersebut dalam artikel berjudul, Security Audit Sistem IT KPU Pilpres 2014. Artikel tersebut diunggah pada Rabu 23 Juli 2014.

Ahli digital forensik Universitas Indonesia (UI), Ruby Alamsyah mengatakan, rekapitulasi saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, bukanlah rekapitulasi online.

Menurutnya, rekapitulasi online KPU sebenarnya tidak ada. Sejak KPU tidak jadi kerja sama dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

"KPU merekapitulasi secara manual, tidak online. Itu konfirm setelah KPU membatalkan kerja sama dengan Lembaga Sandi Negara sebelum pileg (pemilihan legislatif) dimulai," kata Ruby Alamsyah saat dihubungi Sindonews, Kamis 24 Juli 2014 malam.

Ruby menjelaskan, jadi terkesan masyarakat mengetahui, bahwa KPU melakukan penghitungan rekapitulasi online, padahal tidak seperti itu. Menurutnya, itu dua hal yang berbeda.

"Website KPU dan rekapitulasi manual, itu dua hal yang berbeda dan dua sisi yang berbeda. Yang bisa di-hack itu adalah website KPU. Website KPU memang banyak di hack dan banyak dicoba-coba masuki (hack)," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved