Pemenang Pilpres 2014 Diminta Tak Berlebihan

Minggu, 20 Juli 2014 - 04:58 WIB
Pemenang Pilpres 2014...
Pemenang Pilpres 2014 Diminta Tak Berlebihan
A A A
JAKARTA - Pendukung pasangan capres dan cawapres 2014 yang kalah pada hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta tidak anarkis. Begitu juga bagi pemenang pilpres, jangan meluapkan kemenangan berlebihan yang dapat menimbulkan provokasi pendukung yang kalah.

"Masyarakat, pendukung, simpatisan yang kalah jangan anarkis, yang menang jangan meluapkan kemenangannya sehingga memancing provokasi pendukung yang kalah," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jakarta Yudho Negoro, di Jakarta, Sabtu (19/7/2014).

Dengan dukungan penuh aparat keamanan yang bertugas untuk menjaga stabilitas keamanan nasional dan mengamankan semua proses, kata Yudho, tahapan rekapitulasi dari segala potensi kecurangan dan gangguan yang dapat menimbulkan kerawanan pasca pencoblosan. Maka itu, dia berharap, hasil penghitungan KPU, pada 22 Juli nanti berjalan lancar dan damai.

"Kami mengharapkan semua proses dan tahapan rekapitulasi suara pilpres dapat berjalan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan," terangnya.

Pihaknya juga meminta kepada tim sukses, relawan, simpatisan atau pendukung, dan kelompok kepentingan untuk bersama-sama menjaga kondusifitas situasi keamanan di wilayah DKI Jakarta dengan menyerahkan dan mempercayakan semua proses perhitungan dan rekapitulasi suara di setiap tingkatan kepada KPU dan Bawaslu.

"Masyarakat agar saling bahu membahu dalam mengamankan jalannya pesta demokrasi," terangnya.

Yudho menegaskan, semua pihak harus saling menghindari aksi anarkis bentrok, karena hanya akan menimbulkan gangguan Kamtibmas dan mari bersatu. Karena pimpinan negara yang terpilih merupakan putra bangsa yang terbaik hasil pilihan rakyat.

"Masyarakat jangan mudah terprovokasi atas ajakan pihak lain untuk melakukan tindakan anarkis. Setiap pendukung, simpatisan, relawan dan pasangan capres-cawapres harus siap menang tetapi juga harus siap kalah apapun hasil Pilpres 2014," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved