Polri: Jelang 22 Juli, Situasi Masih Aman
Sabtu, 19 Juli 2014 - 11:29 WIB
Polri: Jelang 22 Juli, Situasi Masih Aman
A
A
A
JAKARTA - Mabes Polri memastikan situasi dalam negeri jelang pengumuman pemenang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) pada 22 Juli 2014 masih aman dan kondusif.
"Bisa kami laporkan seluruh masyarakat, situasi sampai saat ini masih aman dan kondusif," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie dalam diskusi Sindo Trijaya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2014).
Situasi aman dan kondusif ini, kata Ronny, berdasarkan laporan dari polda dan polres di semua wilayah. Sebab pada proses rekapitulasi di daerah semua pihak bisa menerima keputusan komisi pemilihan umum (KPU) dari berbagai tingkatan.
"Semu kapolda dan polres setanah air melaporkan situasi yang terjadi cukup aman dan kondusif, hal keputusan rapat pleno (di berbagai tingkatan) diterima tim sukses dan saksi kedua pasangan calon," tuturnya.
Dia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak percaya dengan kabar yang dapat menyulut atau menjadi dasar terjadinya keributan atau konflik paska pengumuman pemenang Pilpres 2014.
"Kita jangan terlalu percaya dengan informasi beredar di sosial media karena tidak semua informasi merujuk atau berdasarkan fakta atau kejadian nyata," tutur Ronny.
"Bisa kami laporkan seluruh masyarakat, situasi sampai saat ini masih aman dan kondusif," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie dalam diskusi Sindo Trijaya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2014).
Situasi aman dan kondusif ini, kata Ronny, berdasarkan laporan dari polda dan polres di semua wilayah. Sebab pada proses rekapitulasi di daerah semua pihak bisa menerima keputusan komisi pemilihan umum (KPU) dari berbagai tingkatan.
"Semu kapolda dan polres setanah air melaporkan situasi yang terjadi cukup aman dan kondusif, hal keputusan rapat pleno (di berbagai tingkatan) diterima tim sukses dan saksi kedua pasangan calon," tuturnya.
Dia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak percaya dengan kabar yang dapat menyulut atau menjadi dasar terjadinya keributan atau konflik paska pengumuman pemenang Pilpres 2014.
"Kita jangan terlalu percaya dengan informasi beredar di sosial media karena tidak semua informasi merujuk atau berdasarkan fakta atau kejadian nyata," tutur Ronny.
(dam)