BPK Diminta Audit Dana Quick Count RRI

Jum'at, 18 Juli 2014 - 20:21 WIB
BPK Diminta Audit Dana...
BPK Diminta Audit Dana Quick Count RRI
A A A
JAKARTA - Tim Advokasi Merah Putih Prabowo-Hatta meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menyelidiki aliran dana yang digunakan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) terkait quick count (hitung cepat) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

Permintaan tersebut disampaikan melalui tembusan surat somasi yang diajukan kepada RRI sore ini. Mereka menilai, seharusnya dana yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan hitung cepat harus berdasarkan persetujuan Komisi I DPR sebagai rekan kerja RRI.

"Kita memertanyakan dari mana anggaran dananya, karena dalam undang-undang (UU), yang namanya lembaga milik negara, keuangannya jatuh di APBN. Program kerjanya harus disetujui mitra kerja di Komisi DPR. Apakah RRI sudah mendapat persetujuan dari Komisi I DPR sebagai mitra kerjanya," kata anggota Tim Advokasi, Ade Irfan Pulungan, di Gedung RRI, Jakarta, Jumat (17/7/2014).

Irfan mempertanyakan asal muasal penyelenggaraan quick count tersebut karena rawan penyalahgunaan wewenang. "Ada enggak nomenklatur (susunan) kerja program RRI melakukan hitung cepat, dari mana anggarannya. Apakah pakai APBN, atau sumbangan lain," ujar Irfan.

Disampaikan Irfan, jika RRI ditemukan melakukan penyalahgunaan anggaran negara dalam melakukan quick count ini, maka mereka tidak segan menyampaikan bukti itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jika terbukti ada penyalahgunaan anggaran, kami akan minta KPK melakukan penyelidikan atas hal tersebut," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved