Jelang 22 Juli, TNI Tetapkan KPU Objek Pengamanan Utama

Jum'at, 18 Juli 2014 - 14:36 WIB
Jelang 22 Juli, TNI...
Jelang 22 Juli, TNI Tetapkan KPU Objek Pengamanan Utama
A A A
JAKARTA - Jelang penetapan hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 pada Rabu 22 Juli mendatang, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai objek strategis.

"Saya sebagai panglima TNI memosisikan KPU saat ini sebagai center of grafity. Sebagai objek strategis dalam kontesk pemilu saya posisikan seperti itu, untuk itu betul-betul harus kita lindungi sepenuhnya," ujar Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2014).

Dalam pengamanan Pilpres 2014, pihaknya tidak ingin mengukur besar kecilnya ancaman. Jenderal bintang empat itu tidak ingin berspekulasi dalam menjamin keamanan segenap bangsa Indonesia.

"Kami hitung risikonya. Tentara selalu berpikir kondisi terburuk. Kami tidak berspekulasi besar atau kecil, tapi semua yang kami siapkan untuk menghadapi segala
kemungkinan," tegasnya.

Moeldoko enggan menyebut pihak-pihak yang telah diidentifikasi berpotensi mengancam keamanan saat penetapan hasil penghitungan suara Pilpres 2014. Dia hanya mengatakan, ancaman bisa muncul dari mana saja.

"Saya tidak mau menyebutkan ancaman dari siapa. Semua yang akan melakukan hal-hal negatif, itulah ancaman. Dan itu akan berhadapan dengan TNI dan Kepolisian," ujarnya.

"Kekuatan yang kami turunkan sangat banyak. Saya tidak bisa sebutkan, prinsipnya semua kita kerahkan. Jadi masyarakat Indonesia tenang saja. Enggak usah lagi terlalu waswas," imbuhnya.

Dia juga mengimbau kepada kedua kandidat calon presiden dan calon wakil presiden agar tidak membawa massa saat 22 Juli nanti. "Mudah-mudahan temen-temen dari kedua belah pihak tidak berbondong-bondong. Percayakan pada mekanisme yang ada. Kita akan kawal KPU supaya bekerja senetral mungkin. Itu sudah harapan bangsa," tuntasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Kabaharkam Polri Cek...
Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Fungsi Sabhara Jajaran Polda Jateng
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Polda Jateng Kerahkan...
Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024
Polisi dan Massa Pendemo...
Polisi dan Massa Pendemo Terlibat Bentrok di KPUD Jaksel
Simulasi Pengamanan...
Simulasi Pengamanan Pemilu di Bandung
Gelar Pasukan, Kapolri...
Gelar Pasukan, Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024
Berita Terkini
Polri Geledah 13 Lokasi...
Polri Geledah 13 Lokasi Dugaan Korupsi Batu Bara, Istana: Kita Hormati Proses Hukum
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved