Penjelasan KPU Soal Hasil Pemungutan Suara Luar Negeri

Kamis, 17 Juli 2014 - 12:10 WIB
Penjelasan KPU Soal...
Penjelasan KPU Soal Hasil Pemungutan Suara Luar Negeri
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik mengumumkan sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) di luar negeri. Menurutnya, pelaksanaan pemungutan suara luar negeri berlangsung sukses, aman dan tertib.

Husni menyampaikan, pemungutan suara pilpres dilakukan untuk 130 perwakilan panitia pemilihan luar negeri (PPLN) yang tersebar di 96 negara di luar negeri.

"Pelaksanaan pemungutan suara dilakukan pada periode 4 sampai 6 Juli. Penghitungan suara bagi pemilih di TPS (tempat pemungutan suara) luar negeri dilakukan 9 Juli," kata Husni, saat membuka rapat pleno, di kantor KPU, Jakarta, Kamis (17/7/2014)

Husni menambahkan, jika penghitungan suara melalui tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) dilakukan pada 9 Juli lalu, penghitungan melalui pos dan drop box dilakukan dari tanggal 10-14 Juli.

"Hal tersebut sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2014 tentang tahapan program dan jadwal pilpres," ungkapnya.

Husni juga mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 477/2014 tentang penetapan rekapitulasi, disebutkan jumlah daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN) sebanyak 2.038.711dan tersebar di 498 TPSLN.

"Menurut data PPLN jumlah pemilih di TPS 410.975 pemilih, Pos sebanyak 929.067 pemilih, dropbox 698.669 pemilih. Jumlah surat suara yang dikirim ke 130 PPLN sebanyak 2.079.485 lembar surat suara," jelasnya.

Hari ini KPU mulai menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perolehan suara pilpres luar negeri. Rapat pleno dilaksanakan selama dua hari, yakni 17-18 Juli besok.
(kur)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved