GP Ansor Siap Kawal KPU Umumkan Hasil Pilpres

Minggu, 13 Juli 2014 - 19:50 WIB
GP Ansor Siap Kawal...
GP Ansor Siap Kawal KPU Umumkan Hasil Pilpres
A A A
SURABAYA - Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur menyatakan akan mengawal hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 9 Juli lalu hingga akhir proses rekapitulasi.

GP Ansor juga meminta penyelenggara Pemilu untuk tidak takut dengan intervensi dari pihak manapun.

Wakil Ketua GP Ansor Jawa Timur Andre Dewanto Ahmad mengatakan, penyelenggara pemilu baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus independen. Sebab mereka yang bertanggung jawab suara rakyat saat pilpres ini.

"Untuk itu GP Ansor Jatim menggerakkan jajaran GP Ansor di tingkat cabang se Jawa Timur ikut mengawal terlaksanaanya pemilu secara jurdil (jujur dan adil)," kata Andre, Minggu (13/7/2014).

Dia menegaskan, bentuk kepedulian Ansor terhadap jalannya pemilu, salah satunya siap menempatkan anggotanya untuk menjaga jalannya rekapitulasi suara.

Hal tersebut, kata dia, membantu aparat keamanan dengan menempatkan personel Banser untuk menjaga kantor KPU, PPK dan tempat penyimpanan kotak suara berisi dokumen hasil pemilu.

"Kami juga memberikan peringatan kepada semua pihak agar tidak melakukan intervensi terhadap independensi penyelenggara pemilu, karena tindakan tersebut jelas-jelas pengkhianatan terhadap rakyat yang dapat mengurangi kualitas pilpres 2014," tuturnya.

Sekretaris GP Ansor Jatim, Tamim memperingatkan penyelenggara pemilu yakni KPU, Bawaslu dan jajaran di bawahnya berserta tim kampanye, tim sukses pasangan capres-cawapres untuk tidak pernah berpikir apalagi mencoba-coba mengutak-atik hasil pemungutan dan penghitungan suara pilpres. Karena selain curang, langkah tersebut pasti akan terungkap.

"Apalagi masing-masing tim kampanye pasangan calon presiden telah memiliki salinan sertifikat hasil penghitungan suara di PPS yang telah diperoleh dari saksi masing-masing," ujar pria yang biasa disapa Gus Tamim ini.
(dam)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved