Kader PKB Diminta Kawal Suara Jokowi-JK
Kamis, 10 Juli 2014 - 15:46 WIB
Kader PKB Diminta Kawal Suara Jokowi-JK
A
A
A
JAKARTA - Hasil hitung cepat beberapa lembaga survei menempatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) lebih unggul dari pasangan Prabowo-Hatta, pada pemilihan 9 Juli 2014 kemarin.
Menanggapi hasil hitung cepat itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan instruksi khusus buat segenap pengurus dan kadernya. Instruksi ditandatangani Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi dalam surat nomor 15970/DPP-03/V/B.1/VII/2014.
"Kepada seluruh struktur partai, kader, dan simpatisan PKB di seluruh Indonesia agar tidak berpuas diri dengan hasil hitung cepat tersebut, karena saat inilah tahapan yang sangat krusial sedang dimulai," ujar Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, kepada wartawan, Kamis (10/7/2014).
Lebih lanjut, dia meminta kepada seluruh struktur partai, kader dan simpatisan, agar tetap siaga dan waspada dengan mengamankan formulir C-1 dari TPS, serta mengawal perolehan suara Jokowi-JK di tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga rekapitulasi di KPU tingkat kabupaten/kota, provinsi dan rekapitulasi final di KPU, pada tanggal 22 Juli 2014.
"DPP PKB mengimbau kepada seluruh struktur partai, kader dan simpatisan, untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak terpancing dengan provokasi-provokasi dari pihak manapun yang bertujuan menggagalkan kemenangan Jokowi-JK," tukasnya.
Dia menambahkan, bagi yang menemukan pelanggaran dan kecurangan, diharapkan segera melapor kepada panwas dan polres di daerahnya masing-masing. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya ada tujuh hasil quick count lembaga survey yang kredibel memenangkan Jokowi-JK, yaitu:
1. Lingkaran Survei Indonesia (LSI): Jokowi-JK 53,28 persen dan Prabowo-Hatta 46,72 persen.
2. CSIS-Cyrus: Jokowi-JK 52 persen dan Prabowo-Hatta 48 persen.
3. SMRC: Jokowi-JK 52,79 persen dan Prabowo-Hatta 47,21 persen.
4. Indikator Politik: Jokowi-JK 52,65 persen dan Prabowo-Hatta 47,35 persen.
5. Litbang Kompas: Jokowi-JK 52,4 persen dan Prabowo-Hatta 47,6 persen.
6. RRI: Jokowi-JK 52,5 persen dan Prabowo-Hatta 47,5 persen.
7. Pol Tracking Institute Jokowi-JK 53,37 persen dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa 46,63 persen.
Menanggapi hasil hitung cepat itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan instruksi khusus buat segenap pengurus dan kadernya. Instruksi ditandatangani Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi dalam surat nomor 15970/DPP-03/V/B.1/VII/2014.
"Kepada seluruh struktur partai, kader, dan simpatisan PKB di seluruh Indonesia agar tidak berpuas diri dengan hasil hitung cepat tersebut, karena saat inilah tahapan yang sangat krusial sedang dimulai," ujar Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, kepada wartawan, Kamis (10/7/2014).
Lebih lanjut, dia meminta kepada seluruh struktur partai, kader dan simpatisan, agar tetap siaga dan waspada dengan mengamankan formulir C-1 dari TPS, serta mengawal perolehan suara Jokowi-JK di tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga rekapitulasi di KPU tingkat kabupaten/kota, provinsi dan rekapitulasi final di KPU, pada tanggal 22 Juli 2014.
"DPP PKB mengimbau kepada seluruh struktur partai, kader dan simpatisan, untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak terpancing dengan provokasi-provokasi dari pihak manapun yang bertujuan menggagalkan kemenangan Jokowi-JK," tukasnya.
Dia menambahkan, bagi yang menemukan pelanggaran dan kecurangan, diharapkan segera melapor kepada panwas dan polres di daerahnya masing-masing. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya ada tujuh hasil quick count lembaga survey yang kredibel memenangkan Jokowi-JK, yaitu:
1. Lingkaran Survei Indonesia (LSI): Jokowi-JK 53,28 persen dan Prabowo-Hatta 46,72 persen.
2. CSIS-Cyrus: Jokowi-JK 52 persen dan Prabowo-Hatta 48 persen.
3. SMRC: Jokowi-JK 52,79 persen dan Prabowo-Hatta 47,21 persen.
4. Indikator Politik: Jokowi-JK 52,65 persen dan Prabowo-Hatta 47,35 persen.
5. Litbang Kompas: Jokowi-JK 52,4 persen dan Prabowo-Hatta 47,6 persen.
6. RRI: Jokowi-JK 52,5 persen dan Prabowo-Hatta 47,5 persen.
7. Pol Tracking Institute Jokowi-JK 53,37 persen dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa 46,63 persen.
(san)