Hari Ini, 2.2201 Polisi Dikerahkan ke TPS
Senin, 07 Juli 2014 - 15:34 WIB
Hari Ini, 2.2201 Polisi Dikerahkan ke TPS
A
A
A
JAKARTA - Terhitung hari ini, Polda Metro jaya mengerahkan 2.2201 personelnya untuk pengamanan pemilihan presiden 9 Juli 2014 mendatang. Ribuan polisi ini langsung disebar ke sejumlah wilayah untuk memastikan kelancaran Pilpres nanti.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatna menegaskan, untuk mengamankan pemilu presiden kali ini pihaknya menurunkan 2.2201 personel. Menurutnya, pergeseran pasukan akan dilaksanakan pada hari ini.
"Langsung mereka ditempatkan diobjek-objek vital dan lokasi-lokasi yang dinilai rawan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/7/2014).
Selain itu, pihaknya sudah meminta kepada seluruh anggota di lapangan untuk mengawasi dan mencatat data serta memotret hasil dari tiap-tiap TPS. Hal ini dilakukan untuk keperluan pendataan dan menjaga seandainya ada kecurangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menambahkan, untuk TPS yang masuk dalam kategori aman dijaga oleh satu polisi. Sementara, untuk kategori rawan satu dan dua, dijaga satu polisi bersenjata lengkap.
Kabid menjelaskan, pihaknya juga telah dibantu oleh TNI yang stanby dan siap dipanggil kapanpun. Selain itu, seluruh anggota juga disiagakan di Polres-polres dan Polda Metro Jaya.
"Mulai sore anggota Polri yang bertugas meng amankan sudah masuk ke TPS-TPS tempat dia ditugaskan untuk menjaga kotak suara. Lalu pada saat pencoblosan, mereka tetap berjaga di TPS yang ditugaskan. Sewaktu selesai, bersama-sama dengan polsek setempat juga menjaga surat suara yang sudah dicoblos di kelurahan,” tukasnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatna menegaskan, untuk mengamankan pemilu presiden kali ini pihaknya menurunkan 2.2201 personel. Menurutnya, pergeseran pasukan akan dilaksanakan pada hari ini.
"Langsung mereka ditempatkan diobjek-objek vital dan lokasi-lokasi yang dinilai rawan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/7/2014).
Selain itu, pihaknya sudah meminta kepada seluruh anggota di lapangan untuk mengawasi dan mencatat data serta memotret hasil dari tiap-tiap TPS. Hal ini dilakukan untuk keperluan pendataan dan menjaga seandainya ada kecurangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menambahkan, untuk TPS yang masuk dalam kategori aman dijaga oleh satu polisi. Sementara, untuk kategori rawan satu dan dua, dijaga satu polisi bersenjata lengkap.
Kabid menjelaskan, pihaknya juga telah dibantu oleh TNI yang stanby dan siap dipanggil kapanpun. Selain itu, seluruh anggota juga disiagakan di Polres-polres dan Polda Metro Jaya.
"Mulai sore anggota Polri yang bertugas meng amankan sudah masuk ke TPS-TPS tempat dia ditugaskan untuk menjaga kotak suara. Lalu pada saat pencoblosan, mereka tetap berjaga di TPS yang ditugaskan. Sewaktu selesai, bersama-sama dengan polsek setempat juga menjaga surat suara yang sudah dicoblos di kelurahan,” tukasnya.
(ysw)