Ini Target Prabowo-Hatta pada Debat Terakhir
Jum'at, 04 Juli 2014 - 13:59 WIB
Ini Target Prabowo-Hatta pada Debat Terakhir
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat calon presiden (capres) sesi kelima atau sesi terakhir pada Sabtu 5 Juli 2014.
Bagi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, debat tersebut menjadi salah satu cara untuk menggaet pemilih. Khususnya pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.
"Pak Prabowo akan bicara seadanya secara fair mengikuti aturan main tetapi berusaha untuk membuat masyarakat yakin (memilih)," ujar Anggota Tim Sukses Prabowo-Hatta, Martin Hutabarat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/7/2014).
Martin pun optimis Prabowo-Hatta mampu tampil maksimal pada debat sesi terakhir ini terlebih tema mengenai pangan, energi dan lingkungan memang menjadi salah satu fokus mereka saat ini.
"Itu isu adalah sudah lama menjadi perjuangan Gerindra dan koalisi merah-putih, bagaimana membuat kita berdikari atau swasembada pangan. Apalagi Pak Prabowo sebagai Ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)," tuturnya.
Anggota Komisi III ini mencontohkan salah satu komitmen pasangan Prabowo-Hatta di bidang pangan, yaitu meningkatkan produksi dalam negeri sehingga tidak harus lagi melakukan impor pangan.
"Impor pangan saja tahun lalu sudah lebih Rp170 triliun. Berarti kalau kita impor makanan seperti itu sama saja memberi kesejahteraan kepada petani lain, bukan petani kita," tutur Martin.
Caranya, kata dia, merencanakan pembentukan bank dan asuransi yang bisa berguna untuk petani dalam negeri. "Asuransi petani ini bagaimana memastikan produksi aman di saat sawah yang tengah berproduksi tetapi tiba-tiba ada bencana sehingga ada asuransinya," katanya.
Bagi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, debat tersebut menjadi salah satu cara untuk menggaet pemilih. Khususnya pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.
"Pak Prabowo akan bicara seadanya secara fair mengikuti aturan main tetapi berusaha untuk membuat masyarakat yakin (memilih)," ujar Anggota Tim Sukses Prabowo-Hatta, Martin Hutabarat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/7/2014).
Martin pun optimis Prabowo-Hatta mampu tampil maksimal pada debat sesi terakhir ini terlebih tema mengenai pangan, energi dan lingkungan memang menjadi salah satu fokus mereka saat ini.
"Itu isu adalah sudah lama menjadi perjuangan Gerindra dan koalisi merah-putih, bagaimana membuat kita berdikari atau swasembada pangan. Apalagi Pak Prabowo sebagai Ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)," tuturnya.
Anggota Komisi III ini mencontohkan salah satu komitmen pasangan Prabowo-Hatta di bidang pangan, yaitu meningkatkan produksi dalam negeri sehingga tidak harus lagi melakukan impor pangan.
"Impor pangan saja tahun lalu sudah lebih Rp170 triliun. Berarti kalau kita impor makanan seperti itu sama saja memberi kesejahteraan kepada petani lain, bukan petani kita," tutur Martin.
Caranya, kata dia, merencanakan pembentukan bank dan asuransi yang bisa berguna untuk petani dalam negeri. "Asuransi petani ini bagaimana memastikan produksi aman di saat sawah yang tengah berproduksi tetapi tiba-tiba ada bencana sehingga ada asuransinya," katanya.
(dam)