SBY Minta Polri dan TNI Tak Remehkan Situasi Pilpres

Kamis, 03 Juli 2014 - 15:16 WIB
SBY Minta Polri dan...
SBY Minta Polri dan TNI Tak Remehkan Situasi Pilpres
A A A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada seluruh jajaran Polri dan TNI agar tidak menganggap ringan situasi sekarang ini menjelang Pilpres 2014.

Hal itu merupakan salah satu dari tujuh instruksinya usai memimpin rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum dan keamanan (Polhukam) di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (3/7/2014).

"Saya minta jajaran Polri dan TNI tidak menganganggap ringan situasi, tidak underestimate," ujar Presiden SBY.

Menurut dia, lebih baik jajaran Polri dan TNI siap menghadapi situasi apapun yang bisa terjadi. "Bahwa dengan izin Allah ternyata situasinya baik, normal dan terkendali kita syukuri, kalau ada gangguan tiba-tiba maka negara siap polri dan TNI siap untuk respons dan atasi masalah itu demi situasi keamanan dalam negeri," katanya.

Hadir dalam ratas kali ini diantaranya Wakil Presiden Boediono, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto, Kapolri Jenderal Sutarman, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Kemudian, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung, Menkumham Amir Syamsuddin, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Jaksa Agung Basrief Arief dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Lebih lanjut, SBY mengatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban dalam negeri menjelang pilpres saat ini, masih terjaga dengan baik meskipun suhu politik terkadang menghangat.

Hal itu dikatakannya, setelah menerima laporan dari Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan dilengkapi oleh Mendagri Gamawan Fauzi, Kepala BIN Marciano Norman, Kapolri Jenderal Sutarman dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
(kri)
Berita Terkait
Kabaharkam Polri Cek...
Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Fungsi Sabhara Jajaran Polda Jateng
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Polda Jateng Kerahkan...
Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024
Polisi dan Massa Pendemo...
Polisi dan Massa Pendemo Terlibat Bentrok di KPUD Jaksel
Simulasi Pengamanan...
Simulasi Pengamanan Pemilu di Bandung
Gelar Pasukan, Kapolri...
Gelar Pasukan, Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024
Berita Terkini
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved