Pasca Debat, Elektabilitas Prabowo Unggul Tipis dari Jokowi
Senin, 30 Juni 2014 - 17:23 WIB
Pasca Debat, Elektabilitas Prabowo Unggul Tipis dari Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Research Centre (IRC) merilis survei. Hasilnya pasangan calon presiden (capres) nomor urut 1 Prabowo Subianto dengan Hatta Rajasa unggul tipis dari Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).
Dalam survei yang dilaksanakan pada 14 hingga 20 Juni 2014, Prabowo memperoleh elektabilitas 47,5 persen di atas Jokowi dengan 43 persen.
"Debat capres berpengaruh pada elektabilitas kedua calon, terlebih pada Prabowo-Hatta," ujar Manajer IRC Yunita Mandolang dalam pemaparan hasil surveinya di Eatology Cafe, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014).
Dengan perolehan itu, Yunita menyampaikan ke depan episode debat capres yang tersisa akan mempengaruhi pilihan pemilih khususnya bagi mereka yang belum memiliki keputusan sebanyak 10 persen.
"Jumlah ini akan sangat mempengaruhi hasil akhir pilpres, mengingat selisih suara keduanya saat ini masih tipis," terangnya.
Sekadar informasi, survei ini melibatkan sampel sebanyak 1.200 di seluruh provinsi di Indonesia dengan menggunakan teknik acak bertingkat (multistage random sampling) dengan metode wawancara tatap muka secara langsung dan margin of error 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survei yang dilaksanakan pada 14 hingga 20 Juni 2014, Prabowo memperoleh elektabilitas 47,5 persen di atas Jokowi dengan 43 persen.
"Debat capres berpengaruh pada elektabilitas kedua calon, terlebih pada Prabowo-Hatta," ujar Manajer IRC Yunita Mandolang dalam pemaparan hasil surveinya di Eatology Cafe, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014).
Dengan perolehan itu, Yunita menyampaikan ke depan episode debat capres yang tersisa akan mempengaruhi pilihan pemilih khususnya bagi mereka yang belum memiliki keputusan sebanyak 10 persen.
"Jumlah ini akan sangat mempengaruhi hasil akhir pilpres, mengingat selisih suara keduanya saat ini masih tipis," terangnya.
Sekadar informasi, survei ini melibatkan sampel sebanyak 1.200 di seluruh provinsi di Indonesia dengan menggunakan teknik acak bertingkat (multistage random sampling) dengan metode wawancara tatap muka secara langsung dan margin of error 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
(hyk)