JK: Debat Bukan Cari menang atau Kalah
Senin, 30 Juni 2014 - 04:02 WIB
JK: Debat Bukan Cari menang atau Kalah
A
A
A
JAKARTA - Cawapres Joko Widodo, Jusuf Kalla mengatakan, debat cawapres yang diselenggarakan KPU bukan mencari menang atau kalah. Tetapi untuk mencapi pemimpin yang memiliki visi misi yang bagus untuk kepentingan bangsa kedepan.
"Saya tidak tahu, andalah (masyarakat) yang menilai. Kita bukan cari menang kalah, tapi bagaimana ke depan bangsa ini kan," kata JK di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu 29 Juni 2014 malam.
Dalam debat tersebut, kata dia, banyak disinggung soal pendidikan kedepan. Pasangan Jokowi-JK ini membantah, jika dikatakan pasangan yang tidak setuju dengan pendidikan gratis.
"Harus disubsidi. Buktinya sekolah-sekolah makin mahal, bukannya tidak setuju (sekolah gratis), siapa yang bilang tidak setuju," tukas JK.
Sekadar informasi, KPU menggelar debat antar cawapres pada 29 Juni 2014, dengan tema Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Debat berlangsung mulai pukul 20.30 WIB, di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 71-73, Pancoran, Jakarta Selatan, dan dipimpin oleh Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwikorita Karnawati sebagai moderator.
"Saya tidak tahu, andalah (masyarakat) yang menilai. Kita bukan cari menang kalah, tapi bagaimana ke depan bangsa ini kan," kata JK di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu 29 Juni 2014 malam.
Dalam debat tersebut, kata dia, banyak disinggung soal pendidikan kedepan. Pasangan Jokowi-JK ini membantah, jika dikatakan pasangan yang tidak setuju dengan pendidikan gratis.
"Harus disubsidi. Buktinya sekolah-sekolah makin mahal, bukannya tidak setuju (sekolah gratis), siapa yang bilang tidak setuju," tukas JK.
Sekadar informasi, KPU menggelar debat antar cawapres pada 29 Juni 2014, dengan tema Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Debat berlangsung mulai pukul 20.30 WIB, di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 71-73, Pancoran, Jakarta Selatan, dan dipimpin oleh Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwikorita Karnawati sebagai moderator.
(mhd)