Jawaban Jokowi Soal Indosat Dinilai Tak Relevan
Senin, 23 Juni 2014 - 04:53 WIB
Jawaban Jokowi Soal Indosat Dinilai Tak Relevan
A
A
A
JAKARTA - Jawaban calon presiden (capres) Joko Widodo terkait persoalan penjualan Indosat yang kini menjadi milik asing dinilai tak relevan.
Pasalnya, menurut Jokowi penjualan pada saat itu dikarenakan krisis ekonomi yang melanda Indonesia.
Anggota tim pemenangan pasangan capres Prabowo-Hatta, Akbar Tandjung menilai apa yang dikatakan Jokowi tidak tepat, karena penjualan itu terjadi pada tahun 2001.
"Soal Indosat selalu dikaitkan dengan krisis, padahal Indosat tahun 2001 dia bicara krisis 1998, tidak relevan krisis dijadikan (alasan) utama," ujarnya di Hotel Holiday Inn, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014).
Akbar pun menyayangkan jawaban dari mantan Wali Kota Solo itu yang mendapat pertanyaan dari Prabowo mengenai masalah tersebut.
Akan tetapi, terkait keinginan Jokowi yang ingin mengembalikan kembali kepemilikan Indosat.
Akbar menyambut positif meski hal itu tidak mudah. "Kalau itu sih its okay saja, tetapi tidak semudah itu," tandasnya.
Pasalnya, menurut Jokowi penjualan pada saat itu dikarenakan krisis ekonomi yang melanda Indonesia.
Anggota tim pemenangan pasangan capres Prabowo-Hatta, Akbar Tandjung menilai apa yang dikatakan Jokowi tidak tepat, karena penjualan itu terjadi pada tahun 2001.
"Soal Indosat selalu dikaitkan dengan krisis, padahal Indosat tahun 2001 dia bicara krisis 1998, tidak relevan krisis dijadikan (alasan) utama," ujarnya di Hotel Holiday Inn, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014).
Akbar pun menyayangkan jawaban dari mantan Wali Kota Solo itu yang mendapat pertanyaan dari Prabowo mengenai masalah tersebut.
Akan tetapi, terkait keinginan Jokowi yang ingin mengembalikan kembali kepemilikan Indosat.
Akbar menyambut positif meski hal itu tidak mudah. "Kalau itu sih its okay saja, tetapi tidak semudah itu," tandasnya.
(sms)