Perekrutan BMI Masih Bermasalah

Jum'at, 20 Juni 2014 - 23:37 WIB
Perekrutan BMI Masih...
Perekrutan BMI Masih Bermasalah
A A A
JAKARTA - Meski pemerintah Indonesia sudah berupaya melindungi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Tetapi, hal itu kurang maksimal lantaran perekrutan awalnya bermasalah.

Aktifis Pro TKI Sondang Tampubolon mengatakan, penanganan TKI pemerintah Indonesia berbeda dengan negara tetangga Filiphina. Dimana sebelum mengirim warga negaranya, negara tersebut melakukan seleksi dengan ketat calon Buruh Migran Indonesia (BMI).

"Apabila ada perusahaan yang menginginkan tenaga kerja, misalnya perusahaan dari Kanada, mereka juga aktif mencari tahu latar belakang perusahaan," kata Sondang di Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Padahal, kata Sondang, BMI itu pergi keluar negeri rela meninggalkan keluarganya di Indonesia untuk meperbaiki ekonominya. "Mereka bermigrasi untuk bekerja dan mencari nafkah di luar negeri," terangnya.

Kata Sondang, dalam usaha memperbaiki ekonomi keluarga tidak semua BMI beruntung sehingga pulang dengan memperoleh keberhasilan. Tidak sedikit di antara mereka mengalami kondisi yang mengenaskan seperti mengalami kekerasan fisik, mental, ekonomi bahkan kehilangan nyawa.

Berdasarkan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), lanjut Sondang, terdapat pengaduan berbagai persoalan yang dihadapi oleh BMI sekitar 4.532 pengaduan, tahun 2012 sebesar 4180 pengaduan dan tahun tahun 2013 sebanyak 3.407 pengaduan.

Dia berharap, kedepan BMI diberikan bekal keterampilan dan pengetahuan yang cukup terhadap budaya dan hukum yang berlaku dinegara tujuan. Sebagai misal, bagaimana penegakan hukum terhadap pencurian di Hongkong, kemudian juga penegakan hukum terhadap sikap tidak terpuji lainnya.

"Jadi tidak hanya budaya, budaya itu kan bisa dipelajari, kalau hukum kan beda. Ini agar mereka aware, ini juga akan meringankan kerja pemerintah. Karena mereka tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Hongkong," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved