Faktor Keteguhan Prabowo Tak Goyah Diterpa Isu Negatif
Jum'at, 06 Juni 2014 - 19:03 WIB
Faktor Keteguhan Prabowo Tak Goyah Diterpa Isu Negatif
A
A
A
JAKARTA - Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, gerakan separatis masih mengancam stabilitas kemanan nasional. Kampanye hitam dengan menjelek-jelekan capres dan cawapres juga masih terus ada.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan, Prabowo sering difitnah, dilecehkan, dan dihujat oleh kaum yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Hasyim itu merupakan bentuk penghinaan. "Namun jiwa dan semangat diperkuat dengan semakin banyaknya hujatan yang datang," ujar Hashim Djojohadikusumo di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat (6/6/2014).
Sebagai adik dari calon presiden (capres) nomor urut satu tersebut, dirinya mengaku Prabowo sering bercerita tentang masalah yang sedang dihadapinya.
"Dia (Prabowo) selalu bilang, Tuhan YME tahu saya (Prabowo) siapa, Tuhan mengenal saya, saya bukan seorang pembantai, saya bukan seorang yang melanggar HAM. Itu yang dikatakan kepada saya selama 16 tahun," ungkapnya.
Hasyim berpendapat Prabowo tidak seperti yang dikatakan oleh oknum yang menyebarkan nama buruk kakaknya tersebut. Dia meyakini bahwa Prabowo dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. "Saya yakin Prabowo imannya kuat, begitu juga dengan keimanan Hatta Rajasa," tutupnya.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan, Prabowo sering difitnah, dilecehkan, dan dihujat oleh kaum yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Hasyim itu merupakan bentuk penghinaan. "Namun jiwa dan semangat diperkuat dengan semakin banyaknya hujatan yang datang," ujar Hashim Djojohadikusumo di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat (6/6/2014).
Sebagai adik dari calon presiden (capres) nomor urut satu tersebut, dirinya mengaku Prabowo sering bercerita tentang masalah yang sedang dihadapinya.
"Dia (Prabowo) selalu bilang, Tuhan YME tahu saya (Prabowo) siapa, Tuhan mengenal saya, saya bukan seorang pembantai, saya bukan seorang yang melanggar HAM. Itu yang dikatakan kepada saya selama 16 tahun," ungkapnya.
Hasyim berpendapat Prabowo tidak seperti yang dikatakan oleh oknum yang menyebarkan nama buruk kakaknya tersebut. Dia meyakini bahwa Prabowo dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. "Saya yakin Prabowo imannya kuat, begitu juga dengan keimanan Hatta Rajasa," tutupnya.
(maf)