Merasa Diperingatkan SBY, Cak Imin Kurangi Aktivitas Politik
Selasa, 03 Juni 2014 - 19:33 WIB
Merasa Diperingatkan SBY, Cak Imin Kurangi Aktivitas Politik
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan menteri yang sibuk menjadi tim sukses calon presiden untuk mengundurkan diri agar tidak mengganggu tugasnya di pemerintahan.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) yang juga Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai pernyataan itu merupakan peringatan kepada dirinya. "Itu peringatan kepada saya, kepada kita semua untuk betul-betul konsentrasi kepada pemerintahan,” ujarnya usai menghadiri acara silaturahim Nasional Alim Ulama PKB di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (3/6/2014).
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengaku sudah berkomitmen sejak awal tidak mau masuk menjadi tim sukses calon presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. “Saya hanya ingin jadi penasihat saja supaya saya lebih banyak dipemerintahan, sekali-sekali saya datang,” katanya.
Cak Imin mengaku tidak akan mundur dari jabatannya sebagai Menakertrans. “Kalau dibutuhkan baru saya cuti, tapi saat ini saya hanya menggunakan hari libur,” ujarnya.
SBY pada acara rapat koordinasi nasional (rakornas) pemantapan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pagi tadi menyinggung kinerja para menteri.
SBY juga mengingatkan kepada para menterinya agar mengundurkan diri jika tidak bisa efektif lagi menjalankan tugas jelang pilpres. "Kalau memang tidak mungkin lagi mengurusi kementeriannya, dan harus aktif di sebuah tim sukses misalnya, atau bergerak ke sana kemari, saya persilakan untuk mengundurkan diri," tandasnya.
SBY mengungkapkan, ada beberapa menteri yang menjadi sorotan dalam kinerjanya, namun Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu tidak menyebutkan menteri mana saja yang dimaksud. "Ada sejumlah Menteri yang harus saya berikan koreksi," ungkapnya.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) yang juga Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai pernyataan itu merupakan peringatan kepada dirinya. "Itu peringatan kepada saya, kepada kita semua untuk betul-betul konsentrasi kepada pemerintahan,” ujarnya usai menghadiri acara silaturahim Nasional Alim Ulama PKB di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (3/6/2014).
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengaku sudah berkomitmen sejak awal tidak mau masuk menjadi tim sukses calon presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. “Saya hanya ingin jadi penasihat saja supaya saya lebih banyak dipemerintahan, sekali-sekali saya datang,” katanya.
Cak Imin mengaku tidak akan mundur dari jabatannya sebagai Menakertrans. “Kalau dibutuhkan baru saya cuti, tapi saat ini saya hanya menggunakan hari libur,” ujarnya.
SBY pada acara rapat koordinasi nasional (rakornas) pemantapan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pagi tadi menyinggung kinerja para menteri.
SBY juga mengingatkan kepada para menterinya agar mengundurkan diri jika tidak bisa efektif lagi menjalankan tugas jelang pilpres. "Kalau memang tidak mungkin lagi mengurusi kementeriannya, dan harus aktif di sebuah tim sukses misalnya, atau bergerak ke sana kemari, saya persilakan untuk mengundurkan diri," tandasnya.
SBY mengungkapkan, ada beberapa menteri yang menjadi sorotan dalam kinerjanya, namun Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu tidak menyebutkan menteri mana saja yang dimaksud. "Ada sejumlah Menteri yang harus saya berikan koreksi," ungkapnya.
(dam)