Soal Lagu Jokowi-JK, Ini Tanggapan KPU

Senin, 02 Juni 2014 - 16:04 WIB
Soal Lagu Jokowi-JK,...
Soal Lagu Jokowi-JK, Ini Tanggapan KPU
A A A
JAKARTA - Tim Advokasi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Salah satunya laporan tentang Tim kampanye Jokowi-JK di bawah pimpinan politikus PDIP Aria Bima yag diduga telah memutar lagu Jokowi-JK yang liriknya berbau kampanye, diikuti tarian-tarian dengan menggunakan pengeras suara milik KPU.

Setelah dikonfirmasi, Komisioner KPU Arief Budiman tidak menyangkal adanya peristiwa tersebut. "Kejadian itu ada tapi pemilik speakernya siapa, kemudian bagaimana terjadinya, detailnya masih kami cek," ujar Arief di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (2/6/2014).

Sampai hari ini Arief mengatakan, KPU masih meyakini jika asal suara dari luar Gedung KPU, bukan suara dari dalam. "Yang play bukan kami, karena semua kontrol suara, microphone semua dari master control ruang rapat. Tidak ada dari luar, itu yang bisa dipastikan," tandasnya.

Sebelumnya Juru Bicara Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Habiburokhman mengatakan aksi tersebut nyaris menyulut keributan karena dilakukan dengan sangat provokatif di depan Tim kampanye Prabowo-Hatta.

"Bahkan tim kampanye Jokowi-Jk terlihat membawa puluhan tongkat kayu dan alumunium yang ujungnya diikat bendera dan banner dalam aksi tersebut," ujar Habiburokhman.

Bawaslu pun diminta untuk memanggil komisioner dan petugas kesekretariatan KPU dan meminta penjelasan bagaimana fasilitas KPU yaitu sistem pengeras suara yang jelas-jelas milik negara dapat digunakan oleh Tim Kampanye Jokowi-JK untuk memutar lagu mereka

"Jika penggunaan pengeras suara tersebut dilakukan seizin KPU tentu merupakan pelanggaran berat. Berarti KPU tidak netral, tetapi jika penggunaan pengeras suara tersebut dilakukan tanpa izin KPU, berarti KPU harus mengevaluasi sistem keamanannya agar tidak kecolongan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved