Kita Lama Diadu Domba, Mereka Tak Mau Indonesia Mandiri

Minggu, 01 Juni 2014 - 02:34 WIB
Kita Lama Diadu Domba,...
Kita Lama Diadu Domba, Mereka Tak Mau Indonesia Mandiri
A A A
JAKARTA - Calon presiden Prabowo Subianto menekankan peningkatan ekonomi bangsa yang mandiri dan lepas dari pengaruh negara-negara asing. Kekayaan alam Indonesia sangat cukup untuk membuat Indonesia menjadi kuat dan mandiri.

Hal itu diungkapkan Prabowo Subianto dalam pidatonya saat deklarasi dukungan dari Forum Silaturahmi Tamir Masjid dan Mushala Indonesia, Jakarta, Sabtu (31/5/2014).

Prabowo berjanji akan menciptakan pemerintahan yang efektif, menjaga kekayaan negara, menjamin keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. "Keadilan bukan hanya untuk yang kuat tapi yang miskin sekalipun. Sekaligus mengurangi jurang antara si kaya dan si miskin," paparnya.

Menurut Prabowo, dukungan saudara-saudara yang mewakili mayoritas umat Islam merupakan cermin dari bangsa Indonesia. Apabila, bangsa Indonesia kaya maka umat Islam yang merupakan mayoritas bangsa tentu akan kaya, begitu juga sebaliknya. Koalisi Merah Putih yang terbangun dari kesadaran tokoh politik-tokoh beberapa waktu lalu telah membuktikan jiwa kenegarawanan.

"Kami akan mendahulukan kepentingan rakyat. Kami yakin dengan semangat dan keteladanan para tokoh yang bergabung dengan dalam Fahmi Tamimi akan sangat berarti. Kita butuh dukungan dari akar rumput. Bangsa kita sudah lama diadu domba dan sudah lama diambil kekayaannya. Mereka selalu katakan, biar bangsa Indonesia besar, asal jangan kuat dan mandiri," jelasnya.

Untuk itu, dirinya akan membuktikan Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri. Sebab Indonesia tidak mau disepelekan oleh bangsa dunia, dan hanya menjadi pasar bagi negara lain. "Kita mau jadi produsen dan membantu negara-negara yang membutuhkan. Kami akan bekerja sekuat tenaga, karena itu pihaknya memerlukan dukungan rakyat," tandasnya.

Terkait dengan dukungan yang diberikan, Prabowo mengaku, dukungan dari masyarakat adalah amanah yang harus dijalankan. Dirinya bersama seluruh mitra koalisi bertekad dan akan bekerja keras untuk masyarakat Indonesia.

"Saya terima dengan penuh tanggung jawab dan bekerja sekeras-kerasnya untuk Indonesia yang kita cintai," imbuh mantan Danjen Kopassus ini.
(hyk)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved