Demokrat Cocokan Visi Misi Capres dengan Program SBY
Rabu, 28 Mei 2014 - 19:33 WIB
Demokrat Cocokan Visi Misi Capres dengan Program SBY
A
A
A
JAKARTA - Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres), Partai Demokrat masih bersikap netral. Kendati demikian, partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mencermati visi misi dan program dua calon pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
"Hingga saat ini, kami masih tetap di posisi netral dan bukan golput," ujar Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarifuddin Hasan di kediamannya Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2014l.
Kendati demikian, Syarif mengatakan akan tetap mendalami, mempelajari serta mengikuti pandangan-pandangan visi misi dari para capres dan cawapres lima tahun ke depan.
Dia ingin memastikan apakah visi misi pasangan capres cawapres peserta pemilu presiden (pilpres) 2014 sesuai dengan visi misi Partai Demokrat selama ini. "Selama 10 terakhir ini pemerintahan SBY sudah melakukan dan menjalankan program-program pro rakyat yang juga segaris dengan program-program dan visi misi Partai Demokrat," ujar Syarif.
Menurut dia, sejauh ini hanya pasangan Prabowo-Hatta telah menyampaikan surat resmi kepada partainya untuk menyampaikan visi misi. Merespons surat tersebut, Demokrat akan memfasilitasi keinginan pihak Prabowo-Hatta dan akan dilakukan pada tanggal 1 Juni 2014, "Insya Allah akan dilaksankan di Hotel Syahid," katanya.
Dia menegaskan Demokrat tidak memberikan undangan resmi kepada capres dan cawapres. "Sekali lagi saya tegaskan, kami tidak memberikan undangan resmi kepada capres-cawapres, baik kepada Prabowo-Hatta maupun Jokowi-Jk. Tetapi yang merespon pikiran kami adalah Prabowo-Hatta," katanya.
Saat ditanya apakah yang dilakukan Partai Demokrat menunjukkan kecenderungan akan merapat ke Prabowo-Hatta, Syarif menandaskan ini bukan soal koalisi tetapi apakah visi misi Prabowo-Hatta segaris dengan visi misi Partai Demokrat atau tidak.
"Kita tahu apa yang dilakukan oleh Partai Demokrat selama ini. Itulah yang dinikmati oleh rakyat. Pada dasarnya rakyat menghendaki program prorakyat yang dilakukan oleh SBY itu dapat dilanjutkan," ujar Syarif.
"Hingga saat ini, kami masih tetap di posisi netral dan bukan golput," ujar Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarifuddin Hasan di kediamannya Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2014l.
Kendati demikian, Syarif mengatakan akan tetap mendalami, mempelajari serta mengikuti pandangan-pandangan visi misi dari para capres dan cawapres lima tahun ke depan.
Dia ingin memastikan apakah visi misi pasangan capres cawapres peserta pemilu presiden (pilpres) 2014 sesuai dengan visi misi Partai Demokrat selama ini. "Selama 10 terakhir ini pemerintahan SBY sudah melakukan dan menjalankan program-program pro rakyat yang juga segaris dengan program-program dan visi misi Partai Demokrat," ujar Syarif.
Menurut dia, sejauh ini hanya pasangan Prabowo-Hatta telah menyampaikan surat resmi kepada partainya untuk menyampaikan visi misi. Merespons surat tersebut, Demokrat akan memfasilitasi keinginan pihak Prabowo-Hatta dan akan dilakukan pada tanggal 1 Juni 2014, "Insya Allah akan dilaksankan di Hotel Syahid," katanya.
Dia menegaskan Demokrat tidak memberikan undangan resmi kepada capres dan cawapres. "Sekali lagi saya tegaskan, kami tidak memberikan undangan resmi kepada capres-cawapres, baik kepada Prabowo-Hatta maupun Jokowi-Jk. Tetapi yang merespon pikiran kami adalah Prabowo-Hatta," katanya.
Saat ditanya apakah yang dilakukan Partai Demokrat menunjukkan kecenderungan akan merapat ke Prabowo-Hatta, Syarif menandaskan ini bukan soal koalisi tetapi apakah visi misi Prabowo-Hatta segaris dengan visi misi Partai Demokrat atau tidak.
"Kita tahu apa yang dilakukan oleh Partai Demokrat selama ini. Itulah yang dinikmati oleh rakyat. Pada dasarnya rakyat menghendaki program prorakyat yang dilakukan oleh SBY itu dapat dilanjutkan," ujar Syarif.
(dam)