Merasa Tidak Diperhatikan, Pegawai Honorer Ancam Golput

Senin, 26 Mei 2014 - 20:45 WIB
Merasa Tidak Diperhatikan,...
Merasa Tidak Diperhatikan, Pegawai Honorer Ancam Golput
A A A
BANTEN - Ribuan pegawai honorer di Provinsi Banten mengancam tidak akan menggunakan hak pilih atau golput pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 nanti.

Pegawai honorer kecewa karena merasa pemerintah tidak memperhatikan status dan gaji mereka. "Tenaga honor di Banten 30 ribu orang. Kalau pemerintah tidak memenuhi tuntutan kami, kami akan boikot pilpres nanti dan tidak akan memilih siapapun calon presidennya, " ujar Ketua Koordinator Wilayah Banten Martin Al Kosim kepada Sindonews ketika melakukan aksi di depan Gedung DPRD Banten, Senin (26/5/2014).

Mereka juga mempertanyakan gaji yang besarannya jauh di bawah upah minimum kota/kabupaten (UMK). "Kami hanya digaji Rp150 ribu per bulan. Mana cukup untuk hidup. Itu pun dibayar per tiga bulan sekali," ujarnya.

Martin merasa heran dengan APBD Provinsi Banten yang mencapai Rp90 triliun, namun pemerintah tidak mampu memberikan kesejahteraan bagi pegawai honorer.

Dalam aksinya, mereka meminta bertemu dengan Pelaksana Tugas Gubernur Banten Rano Karno. "Kami tunggu sampai Gubernur mau menemui kami. Kalau perlu kami tidur di sini," katanya.

Tidak hanya mengancam golput, para tenaga honorer juga menyatakan akan memboikot pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). "Nasib kami tidak pernah diperhatikan. Sementara orang yang baru tidak berjuang malah diangkat PNS," cetusnya
(dam)
Berita Terkait
DPR dan Menpanrb Bahas...
DPR dan Menpanrb Bahas Rekrutmen CPNS Tahun 2021
Begini Suasana SKD CPNS...
Begini Suasana SKD CPNS di Kantor Pusat BKN
880 Peserta Ikuti Tes...
880 Peserta Ikuti Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS di Jakarta
Seleksi CPNS 2024 Resmi...
Seleksi CPNS 2024 Resmi Dibuka, Ini yang Harus Diperhatikan
Mahasiswa Ditangkap,...
Mahasiswa Ditangkap, Jadi Joki Tes CPNS Kemenkumham di Makassar
7 Instansi dengan Persyaratan...
7 Instansi dengan Persyaratan Wajib Tes TOEFL di Seleksi CPNS 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved