Darurat perilaku anak karena kesalahan pola asuh

Senin, 12 Mei 2014 - 10:50 WIB
Darurat perilaku anak...
Darurat perilaku anak karena kesalahan pola asuh
A A A
Sindonews.com - Indonesia sedang memasuki masa darurat sosial, khususnya terkait perilaku anak-anak. Beberapa riset menyebutkan, terjadi perubahan perilaku terhadap anak.

Virus perilaku anak yang sebelumnya menjangkiti negara maju seperti agresifitas berlebihan, kerentanan dalam menghadapi persoalan individual, ketergantungan yang tinggi terhadap orangtua, lemahnya kemampuan adaptasi sosial, saat ini sudah mulai menjangkiti anak Indonesia.

Kita dapat menemukan setiap hari di media berbagai kejadian yang begitu memprihatinkan dan kadang sulit dicerna secara logika. Anak membunuh anak lainnya karena persoalan cinta atau persoalan ketersinggungan diri.

"Bunuh diri karena tidak dipenuhi kebutuhan tersiernya. Menghabisi nyawa sendiri karena ilusi ketakutan terhadap nilai ujian, dan sebagainya," kata pengamat sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati, Minggu 11 Mei 2014.

Menurutnya, saat ini masyarakat dipertontonkan dengan gemuruhnya kehidupan anak yang berisi kalau tidak menyakiti diri sendiri, atau menyakiti orang lain.

Devie menjelaskan, di luar negeri sudah dilakukan serangkaian riset yang panjang (lebih dari 20 tahun), ditemukan sedikit jawaban bahwa penyebab dari perilaku tidak rasional remaja ini, salah satunya ialah konsumsi tayangan TV dan gadget yang overdosis.

Konsumsi tayangan TV dan gadget yang mengandung unsur pornografi dan kekerasan, telah menjadi referensi berpikir serta bertindak anak-anak dalam menyelesaikan berbagai persoalan hidup mereka.

"Sudah lama hasil riset mengemukakan bahwa tayangan kekerasan dan pornografi memberikan efek imitasi atau mencontoh bagi penontonnya," ucapnya.

"Kalau kita lihat bagaimana respons seorang anak yang menghabisi anak lainnya hanya karena minuman tumpah misalnya, dengan mudah kita bisa mengingat bahwa perilaku "premanisme" ini sering disajikan melalui tayangan film yang ada," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Muhaimin Iskandar Tandatangani...
Muhaimin Iskandar Tandatangani Petisi Perlindungan Anak
PKB Soroti Perlindungan...
PKB Soroti Perlindungan dan Kasus Penculikan Anak
Gandeng Yacita, ChildFund...
Gandeng Yacita, ChildFund International di Indonesia Gelar Pertemuan Perlindungan Anak Nasional 2024
Diskusi Empat Pilar...
Diskusi Empat Pilar : Mendorong Keberpihakan Negara dalam Perlindungan Anak
Komdigi Undang Platform...
Komdigi Undang Platform Media Sosial Susun Regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital, Ini Langkahnya!
Soal Produk Bebas BPA,...
Soal Produk Bebas BPA, Komnas PA Desak Badan POM Buat Aturan
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved