Demokrat siap jadi oposisi jika kalah pilpres
Selasa, 06 Mei 2014 - 20:04 WIB
Demokrat siap jadi oposisi jika kalah pilpres
A
A
A
Sindonews.com - Selama ini berhembus wacana mengenai Partai Demokrat yang menjadi oposisi apabila Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 dimenangkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Elite Demokrat mengaku siap menjadi oposisi apabila kalah dalam pilpres mendatang.
"Jika kita kalah di pilpres, kita akan jadi oposisi. Enggak ada cerita jika kita kalah di pilpres masuk mengikuti dalam pemerintahan (koalisi)," kata Wakil sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Demokrat Ramadhan Pohan di Warung Daun Cikini, Jakarta, Selasa (6/5/2014).
Pohan mengatakan, Demokrat saat ini masih mengikuti alur konvensi capres Demokrat yang akan diputuskan pemenangnya pada tanggal 15 Mei 2014 mendatang.
Menurutnya, meski perolehan Demokrat pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 kemarin menurut hitung cepat berada di posisi empat, partainya masih memiliki peluang untuk bisa mengusung capres dengan berkoalisi dengan partai yang belum mengusung capres sendiri.
"Nanti tanggal 15 kita akan tahu siapa pemenang konvensi, nanti menentukan langkah, apa langkah politik pilpres kita," jelas Wakil Ketua Komisi I DPR itu.
Lebih jauh, ia menjelaskan, Demokrat tidak terburu-buru dalam menentukan arah koalisinya. Mungkin saja dengan Gerindra, karena selama ini Demokrat pun tidak pernah punya masalah dengan Gerindra. Di parlemen pun, Demokrat masih bekerja sama dengan Gerindra.
"Masih cukup waktu, kita enggak tergesa-gesa (tentukan koalisi). Artinya biarlah kami mengikuti langkah politik melalui konvensi ini," pungkasnya.
"Jika kita kalah di pilpres, kita akan jadi oposisi. Enggak ada cerita jika kita kalah di pilpres masuk mengikuti dalam pemerintahan (koalisi)," kata Wakil sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Demokrat Ramadhan Pohan di Warung Daun Cikini, Jakarta, Selasa (6/5/2014).
Pohan mengatakan, Demokrat saat ini masih mengikuti alur konvensi capres Demokrat yang akan diputuskan pemenangnya pada tanggal 15 Mei 2014 mendatang.
Menurutnya, meski perolehan Demokrat pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 kemarin menurut hitung cepat berada di posisi empat, partainya masih memiliki peluang untuk bisa mengusung capres dengan berkoalisi dengan partai yang belum mengusung capres sendiri.
"Nanti tanggal 15 kita akan tahu siapa pemenang konvensi, nanti menentukan langkah, apa langkah politik pilpres kita," jelas Wakil Ketua Komisi I DPR itu.
Lebih jauh, ia menjelaskan, Demokrat tidak terburu-buru dalam menentukan arah koalisinya. Mungkin saja dengan Gerindra, karena selama ini Demokrat pun tidak pernah punya masalah dengan Gerindra. Di parlemen pun, Demokrat masih bekerja sama dengan Gerindra.
"Masih cukup waktu, kita enggak tergesa-gesa (tentukan koalisi). Artinya biarlah kami mengikuti langkah politik melalui konvensi ini," pungkasnya.
(kri)