Kotak-kotak yang bisa jadi bumerang

Jum'at, 02 Mei 2014 - 10:00 WIB
Kotak-kotak yang bisa...
Kotak-kotak yang bisa jadi bumerang
A A A
Sindonews.com - Pada tahun 2012 lalu Jakarta pernah dilanda demam baju kemeja kotak-kotak berwarna merah dan biru. Fenomena itu dimunculkan pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama saat kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Entah seberapa besar pengaruhnya baju kotak-kotak tersebut, yang jelas pasangan yang dikenal dengan sebutan Jokowi-Ahok itu sukses merebut kursi kepemimpinan di Jakarta. Kemeja motif kotak-kotak itu pun menjadi sesuatu yang identik dengan Jokowi-Ahok.

Pada Kamis 1 Mei 2014 kemarin, Jokowi kembali tampil mengenakan kemeja kotak-kotak saat menerima kalangan buruh. Namun motifnya sedikit berbeda. Ukuran kotak-kotaknya lebih kecil.

Pengamat politik Arya Fernandes menilai Jokowi sepertinya ingin kembali meraih kesuksesan pilgub pada pemilihan presiden mendatang dengan kembali mengenakan baju kotak-kotak.

Dia menilai bukan tidak mungkin, gaya berpakaian tersebut justru akan menjadi bumerang bagi Jokowi. Masyarakat, khususnya warga Jakarta justru kembali teringat dengan janji-janji Jokowi saat kampanye pilgub.

"Masyarakat pun akan teringat bahwa Jokowi belum menyelesaikan tugas dan janji-janjinya sebagai Gubernur Jakarta. Ini bisa menjadi bumerang," tuturnya kepada Sindonews, Kamis 1 Mei 2014 malam.

Dia tidak yakin pesan di balik kotak-kotak Jokowi itu akan efektif mempengaruhi persepsi publik pada pilpres. Sebab pilpres, kata Arya, berbeda dengan pilgub.

Menurut dia, publik akan lebih tertarik untuk mendengarkan program-program yang diusung capres, ketimbang sesuatu yang bersifat simbolis.

Gaya berpakaian yang khas juga ditunjukkan capres lain. Sebut saja Prabowo Subianto. Selama ini mantan Danjen Kopassus itu memang dikenal sebagai sosok yang sering mengenakan setelan safari.

Safari yang dikenakan capres Partai Gerindra itu berwarna putih dan krem. Modelnya pun klasik, seperti safari yang dikenakan pejuang pada zaman kemerdekaan.

Seperti Jokowi, kata dia, Prabowo juga ingin menunjukkan citra tertentu melalui kemeja safarinya. "Safari memunculkan kesan tentang ketegasan dan kesetiaan," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Kejagung Hormati Penggeledahan...
Kejagung Hormati Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved