Bansos tak efektif katrol perolehan suara

Jum'at, 25 April 2014 - 02:00 WIB
Bansos tak efektif katrol...
Bansos tak efektif katrol perolehan suara
A A A
Sindonews.com - Bantuan sosial (bansos) yang selama ini dinilai dapat disalahgunakan peserta pemilu untuk mengkatrol perolehan suara pemilu ternyata faktanya tak terbukti di lapangan.

Rakyat yang semakin pragmatis telah mampu membedakan antara bansos yang diberikan pemerintah dengan uang yang diberikan calon legislator (caleg) untuk memilihnya.

“Kalau untuk bansos, ternyata bansos yang dikhawatirkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dapat dijadikan ujung tombak untuk pilih partai. Buktinya, bansos tidak bisa dikonversikan menjadi suara pemilih,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi dalam diskusi kamisan Formappi yang bertajuk 'Pemilu Curang, Siapa Bertanggung jawab?' di Kantor Formappi Matraman, Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Yoga menjelaskan, KPK telah salah memperhitungkan jika bansos dapat dijadikan alat peserta pemilu untuk mendongkrak elektabilitas. Karena, fakta yang ia temui dilapangan menunjukkan bahwa bansos tidak berpengaruh signifikan pada elektabilitas caleg ataupun parpol yang memberikan bansos tersebut.

“Ada kelompok masyarakat yang dapat bansos dari saya, mereka bilang alhamdulillah dapet bansos dari Pak Yoga, untuk pemilu eksekusinya gimana Pak?” ujar Anggota Komisi IV DPR itu.

Menurut Yoga, masyarakat sudah mulai berpikir bahwa pembagian bansos merupakan bagian dari tanggung jawab seorang anggota parlemen, untuk membantu masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Sehingga, masyarakat mampu memisahkan antara program-program pemerintahan, dengan program kepentingan pemilu.

“Jadi mereka tahunya kalau untuk pemilu ya lain lagi, di luar bansos,” terangnya.
(kri)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved