'Jangan sampai bukti suap BCA dihilangkan!'

Selasa, 22 April 2014 - 16:54 WIB
Jangan sampai bukti...
'Jangan sampai bukti suap BCA dihilangkan!'
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus jeli menelusuri keterlibatan manajemen PT Bank Central Asia (BCA) Tbk dalam kasus yang menyeret Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo.

"Tidak ada kejahatan korupsi yang dilakukan sendirian. KPK harus tetap konsisten, berani dan jeli untuk mengantisipasi dihilangkannya alat bukti (oleh BCA)," tegas anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (22/4).

KPK harus berani mengambil langkah cepat mengamankan bukti-bukti terkait dugaan penyuapan BCA terhadap Hadi Purnomo.

Selain itu, Sudding juga mengingatkan, KPK harus mewaspadai lembaga pengelola keuangan swasta yang besar itu. Jangan mau diintervensi oleh pihak-pihak yang terkait kasus ini. Apalagi yang bertujuan untuk menyelamatkan pihak-pihak yang terlibat.

“Tersangka sudah lama bekerja dan termasuk level pimpinan di beberapa institusi pemerintahan. Jangan sampai jaringan dan pengaruh kekuasaannya dimanfaatkan mencampuri penyelidikan KPK,” kata Ketua Fraksi Hanura DPR RI ini.

“Jangan pandang bulu, termasuk menghadapi pihak konglomerasi industri keuangan besar,” tegasnya.

KPK telah menetapkan Hadi sebagai tersangka terkait kapasitasnya sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2002-2004. Dia diduga menyalahgunakan wewenang dan mengubah keputusan, sehingga merugikan negara sebesar Rp375 miliar.
(hyk)
Berita Terkait
Cara Bayar Pajak Motor...
Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat M-Banking BCA, Praktis dan Tidak Antre
Aplikasi BCA Mobile...
Aplikasi BCA Mobile Down, Pengguna Ngeluh di Medsos
Cara Tarik Tunai BCA...
Cara Tarik Tunai BCA Tanpa Kartu dengan Mudah dan Praktis
Aplikasi M-Banking BCA...
Aplikasi M-Banking BCA Error, Warganet Ngomel di Twitter
Cara Transfer Uang Sesama...
Cara Transfer Uang Sesama BCA lewat ATM hingga Klik BCA
Gokil! Transaksi Top...
Gokil! Transaksi Top Up Flazz BCA Tembus Rp6,3 Triliun
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved