Kemenag Targetkan Raih WTP

Jum'at, 18 April 2014 - 11:31 WIB
Kemenag Targetkan Raih...
Kemenag Targetkan Raih WTP
A A A
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan laporan pengelolaan keuangan 2013 meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Hal itu diungkapkan Menteri Agama Suryadharma Ali saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kuasa Pengguna Anggaran Kementerian Agama 2014 di Kantor Kementerian Agama, MH Thamrin, Jakarta, Kamis 17 April 2014.

Suryadharma Ali mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan yang terakhir dalam pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan berakhir pada Oktober mendatang.

Menurut dia, Kemenag telah mengalami masa-masa sulit namun semuanya itu mampu dilewati. Bahkan, Kemenag berhasil melakukan berbagai inovasi dan perubahan baik dari sisi program maupun perencanaan keuangan hingga mengalami kemajuan yang sangat berarti.

Terbukti, hasil penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap penggunaan dan pengelolaan keuangan Kemenag yang sebelumnya selalu mendapat disklaimer mengalami peningkatan menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Kemudian penilaian pada 2011 dan 2012 Kemenag mengalami peningkatan dengan meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) meskipun masih ada embel-embel tambahan dengan paragraf penjelasan (DPP).

"Harapan kita WTP tanpa embel-embel DPP bisa menjadi kenyataan pada laporan keuangan 2013. Saya waktu itu sangat keras menekan dirjen untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Memang ada kekuranghati-hatian misalnya, dalam pengadaan barang," ujarnya.

Dia mengaku, kemajuan yang diperoleh merupakan kerja keras dari semua pihak untuk bersama-sama memperbaiki pengelolaan anggaran menjadi lebih baik lagi. "Saya selalu tekankan tidak apa-apa jika yang terserap hanya 60-70% yang penting tidak ada kesalahan secara hukum. Jangan penggunaan anggaran dikejar-kejar tapi kehati-hatian diabaikan," ujarnya.

Sekjen Kementerian Agama Nursyam mengatakan, penilaian BPK terhadap pengelolaan keuangan di Kemenag semakin baik sehingga peluang WTP murni menjadi terbuka. Menurut dia, berdasarkan data tahun sebelumnya ada catatan yang harus dikoreksi di antaranya terkait dana bantuan sosial (bansos). Pada tahun ini, pihaknya sudah melakukan perbaikan sistem bansos sehingga catatan BPK terkait bansos itu menjadi lebih baik.

"Semuanya tergantung dari kita, kalau kinerja kita baik kemudian dalam penilaian BPK bagus, maka upaya untuk mendapatkan WTP murni sangat berpeluang," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Nilai IKPA Kemenag Meningkat,...
Nilai IKPA Kemenag Meningkat, Sekretaris Itjen Sebut Pengawasan Jadi Kunci
Sekjen Kemenag Bicara...
Sekjen Kemenag Bicara Kemanusiaan dan Lingkungan di Konferensi Islam ASEAN
Kemenag Target PTKI...
Kemenag Target PTKI Tahun Ini Gelar Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, Apa Itu?
Capai Target 10 Juta,...
Capai Target 10 Juta, Kemenag Revitalisasi Unit Percetakan Al-Qur'an
PaRD Leadership Meeting...
PaRD Leadership Meeting 2025 Bahas Peran Agama dalam Pembangunan Global
Menag Nasaruddin Minta...
Menag Nasaruddin Minta Itjen Cegah Terjadinya Kebocoran dan Pelanggaran
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved