KPU akui honor KPPS minim

Selasa, 15 April 2014 - 17:03 WIB
KPU akui honor KPPS...
KPU akui honor KPPS minim
A A A
Sindonews.com - Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 berlangsung aman dan lancar, meski ditemukan banyak kasus surat suara yang tertukar dan harus dilakukan pencoblosan ulang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) merasa perlu memberikan penghargaan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Secara umum petugas KPPS akan kami beri penghargaan, tapi bukan dalam bentuk materi, tapi surat penghargaan,” ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Husni mengatakan, beban tanggung jawab KPPS sangat berat dalam menyukseskan pemilu. Di saat yang sama fasilitas yang mereka terima minim.

“Kami akui fasilitas yang diperoleh KPPS itu minim. Tapi kami susah juga karena ingin meningkatkannya, tapi pendekatannya selalu penghematan. Kalau anggaran besar, ada lagi yang mengatakan, mengapa anggara KPU besar sekali,” ujar Husni.

Menurut Husni, meski bertugas sebulan, tapi tugas KPPS tergolong berat, terutama saat hari pemungutan suara. Dia menyebutkan, dokumen yang harus dihitung KPPS ada empat lembaga perwakilan, ditambah ada 12 peserta pemilu, dan harus mengecek nama caleg dalam satu dapil yang jumlahnya mencapai ratusan.

Kemudian KPPS juga harus menyiapkan administrasi untuk saksi parpol berupa salinan C1. Juga salinan untuk saksi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan untuk pengawas lapangan, dan mengurusi formulir C1 yang yang harus dikirim langsung ke KPU RI.

“Jadi beban kerjanya memang tinggi. Harusnya memang tambah fasilitas, tapi itu tadi, ada persoalan karena anggaran KPU bisa dinilai terlalu tinggi,” ujar dia.

Namun meskipun fasilitas minim, KPPS tetap tidak dibenarkan melakukan pelanggaran, termasuk politik uang dan mencoblos sendiri surat suara. Untuk yang melanggar, KPU berjanji tidak lagi dilibatkan di pemilu presiden Juli 2014.
(maf)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
4 Nama Berkonsultasi...
4 Nama Berkonsultasi Serius ke KPU DKI Terkait Maju Cagub Jakarta Jalur Independen
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Berita Terkini
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved