Guru: Jokowi, KJP & KJS di UN berniat jaring pemilih pemula

Selasa, 15 April 2014 - 14:56 WIB
Guru: Jokowi, KJP &...
Guru: Jokowi, KJP & KJS di UN berniat jaring pemilih pemula
A A A
Sindonews.com - Penyisipan profil Joko Widodo (Jokowi) serta program Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) di soal Ujian Nasional (UN) sangat disesalkan kalangan pengajar. Karena tak selayaknya soal ujian disusupi kepentingan politik.

Guru Sosiologi SMAIT Al Qudwa, Beji, Depok, Andi Ina, meyakini ada kepentingan politik tertentu menyisipkan profil Jokowi serta KJS dan KJP di soal UN. Kepentingan politik ini tidak jauh dari Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Menurutnya penyisipan tersebut bertujuan untuk pemilih pemula di tingkat sekolah menengah atas (SMA).

"Ini pendapat saya pribadi. Mana mungkin enggak sengaja. Saya akan tanya siswa lagi, seperti apa soalnya," ungkapnya saat mendampingi siswanya ujian menginduk di SMAN 1 Depok, Selasa (15/4/2014).

Soal berbau politik, diakui Ina, memang riskan muncul di soal UN atau ujian lainnya pada saat ini. Sebab, tahun ini adalah tahun politik. Namun dia mempertanyakan pembuat naskah ujian yang memilih sosok Jokowi. Karena Gubernur DKI Jakarta itu tengah diusung sebagai calon presiden (capres) mendatang.

"Menurut saya timingnya tidak pas. Sekarang ini kan masa kampanye, di semua lini masa kampanye. Tak fair dong. Kan bukan cuma Jokowi saja, Kenapa enggak SBY saja, yang jelas-jelas masih presiden. Kan memang kapasitasnya begitu," tuturnya.

Mengenai sosok Jokowi yang dianggap melakukan perubahan sosial saat menjabat Gubernur DKI Jakarta dengan program KJP dan KJS, Ina mempunyai pandangan sendiri.

"Betul (Jokowi) itu fenomoena sosial, program dia terobosan baru. Tetapi ini kan masa kampanye, kelas 3 SMA itu pemilih pemula lho, jangan digiring ke sana," tukasnya.

Baca:
Selain Jokowi, KJS & KJP juga ada di soal UN
(hyk)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved