Cegah Golkar salah langkah, Akbar tawarkan dua opsi
Jum'at, 11 April 2014 - 18:10 WIB
Cegah Golkar salah langkah, Akbar tawarkan dua opsi
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengaku kecewa dengan perolehan suara partainya berdasarkan penghitungan cepat (quick count) perolehan suara Pemilu 2014 versi sejumlah lembaga survei.
Dia menyarankan agar kinerja Golkar dievaluasi. Evaluasi tersebut dinilainya penting untuk mengukur kekuatan Partai Golkar menghadapi pemilu presiden (pilpres).
Menyikapi suara partai yang tidak seusai target, Akbar pun memberikan beberapa pilihan sebagai langkah politik Golkar pada pilpres. Pertama, Golkar harus bisa segera meyakinkan parpol lain untuk bisa menerima Aburizal sebagai capres dengan persentase yang mereka miliki.
Opsi kedua, menawarkan calon wakil presiden (cawapres) kepada partai lain apabila jika tidak bisa menerima Aburizal sebagai capres.
"Apabila tidak ada partai lain tidak mau berkoalisi karena sudah berkomitmen dengan (capres) partai lain, Golkar bisa mencari opsi baru. Menurut saya ya Golkar mencalonkan cawapres," ujar Akbar di Universitas Mercu Buana, Jakarta, Jumat (11/4/2014).
Ketika disinggung siapa cawapres yang bisa diusung Golkar, dirinya pun belum bisa memberikan jawaban. "Tentu dibicarakan lagi di intern Golkar, saya tidak dapat mendahuluinya," pungkasnya.
Dia menyarankan agar kinerja Golkar dievaluasi. Evaluasi tersebut dinilainya penting untuk mengukur kekuatan Partai Golkar menghadapi pemilu presiden (pilpres).
Menyikapi suara partai yang tidak seusai target, Akbar pun memberikan beberapa pilihan sebagai langkah politik Golkar pada pilpres. Pertama, Golkar harus bisa segera meyakinkan parpol lain untuk bisa menerima Aburizal sebagai capres dengan persentase yang mereka miliki.
Opsi kedua, menawarkan calon wakil presiden (cawapres) kepada partai lain apabila jika tidak bisa menerima Aburizal sebagai capres.
"Apabila tidak ada partai lain tidak mau berkoalisi karena sudah berkomitmen dengan (capres) partai lain, Golkar bisa mencari opsi baru. Menurut saya ya Golkar mencalonkan cawapres," ujar Akbar di Universitas Mercu Buana, Jakarta, Jumat (11/4/2014).
Ketika disinggung siapa cawapres yang bisa diusung Golkar, dirinya pun belum bisa memberikan jawaban. "Tentu dibicarakan lagi di intern Golkar, saya tidak dapat mendahuluinya," pungkasnya.
(dam)