Amankan pemilu, Polda Sumbar dapat sangu Rp1,2 M
Selasa, 08 April 2014 - 12:24 WIB
Amankan pemilu, Polda Sumbar dapat sangu Rp1,2 M
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mendapatkan kucuran dana pengamanan pemilu dari Polri senilai Rp1,2 miliar. Polda Sumbar pun mengklaim akan mengerahkan polisi sebanyak 7.200 personel dalam perhelatan pesta demokrasi lima tahunan itu.
Menurut Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto mengatakan, dana tersebut sudah cair dan sudah mulai digunakan mulai pengamanan dan pendistribusian logisitik.
Anggota personel tersebut mengamankan lokasi Tempat Pemugutan Suara (TPS), obyek vital, termasuk di daerah keramaian secara mobile.
“Kita sudah atur dan berjalan secara sistemik dan teritegrasi dengan baik,” ujar Kapolda Sumbar usai salat istiqosah, di Mesjid Raya Sumbar, Jalan Khatib Sulaiman Padang, Selasa (8/4/2014).
Bambang mengatakan, dana Rp1,2 miliar itu dianggarkan untuk pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) Juli mendatang.
“Prinsipnya kita bekerja berbasis anggaran, anggaran itu untuk hanya satu putaran Pilpres, kalau ada putaran kedua nanti akan direncanakan kemudian," tuturnya.
Baca juga:
Rawan konflik, penembak jitu disebar di jalur Solo-Yogya
Menurut Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto mengatakan, dana tersebut sudah cair dan sudah mulai digunakan mulai pengamanan dan pendistribusian logisitik.
Anggota personel tersebut mengamankan lokasi Tempat Pemugutan Suara (TPS), obyek vital, termasuk di daerah keramaian secara mobile.
“Kita sudah atur dan berjalan secara sistemik dan teritegrasi dengan baik,” ujar Kapolda Sumbar usai salat istiqosah, di Mesjid Raya Sumbar, Jalan Khatib Sulaiman Padang, Selasa (8/4/2014).
Bambang mengatakan, dana Rp1,2 miliar itu dianggarkan untuk pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) Juli mendatang.
“Prinsipnya kita bekerja berbasis anggaran, anggaran itu untuk hanya satu putaran Pilpres, kalau ada putaran kedua nanti akan direncanakan kemudian," tuturnya.
Baca juga:
Rawan konflik, penembak jitu disebar di jalur Solo-Yogya
(rsa)