Bawaslu minta KPU antisipasi lonjakan DPK

Selasa, 08 April 2014 - 09:53 WIB
Bawaslu minta KPU antisipasi...
Bawaslu minta KPU antisipasi lonjakan DPK
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar mampu mengantisipasi lonjakan pemilih terutama pemilih yang tergolong sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK). Pasalnya, dengan cukup membawa kartu identitas seperti KTP, pemilih yang belum terdaftar di DPT berhak memperoleh hak pilihnya.

Menurut Ketua Bawaslu Muhammad Al Hamid, pada dasarnya DPK dan pemilih tambahan (DPKtb) tak tercantum di daftar manapun. Keberadaan mereka hanya untuk memudahkan pencetakan surat suara.

"Itu sebenarnya tak terdata dimana-mana DPK DPKtb. Tapi 14 hari ini alasan KPU untuk siapkan logistik tetapi ini harus terbantahkan dengan statmen KPU bahwa dengan KTP bisa datang ke TPS," kata Muhammad, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (8/4/2014).

Muhammad menegaskan, jika KPU tak mengantisipasi dari sekarang, maka bisa dimungkinkan jumlah pemilih DPK bisa bertambah secara ekstrim saat pemungutan suara berlangsung.

"Saya sudah sampaikan Husni (Ketua KPU) harus antispasi DPK terjadi penambahan ekstrim," ujar Muhammad.

Bawaslu, tambah dia, belum bisa memprediksi berapa besar jumlah lonjakan pemilih saat pencoblosan. Sementara, Undang-Undang Nomor 8 tahun 2012 mensyaratkan penambahan surat suara hanya sebesar dua persen per TPS. "Sosialisasinya katanya dari TPS tak maksimal," tambahnya.

Ditambahkannya, Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi untuk mempertegas posisi mereka bahwa memang dibolehkan membawa KTP saat pencoblosan bagi warga yang tak terdaftar di DPT. "Bawaslu akan kirim rekomendasi kedua boleh milih dengan tunjukan KTP pada hari H," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Heboh! 1.801 Nama Warga...
Heboh! 1.801 Nama Warga Meninggal Dunia Masuk Daftar Pemilih Tetap di Jombang
DPT Enrekang Bertambah...
DPT Enrekang Bertambah 1.175 dari Hasil Pemutakhiran Data
DPT Pilkada Sleman 2020...
DPT Pilkada Sleman 2020 Menyusut 1.914 Pemilih
5 Tuhan Terdaftar Jadi...
5 'Tuhan' Terdaftar Jadi DPT, Memilih Ikut Pemilu 2024 di Jember
Hasil Pemutakhiran Data,...
Hasil Pemutakhiran Data, Pemilih Meninggal Capai 1.522 Orang
11 KPU Tetapkan DPT...
11 KPU Tetapkan DPT Pilkada Serentak Tahun 2020, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved