DKPP cemaskan penyimpangan data pemilih

Selasa, 08 April 2014 - 02:21 WIB
DKPP cemaskan penyimpangan...
DKPP cemaskan penyimpangan data pemilih
A A A
Sindonews.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengkhawatirkan adanya penyalahgunaan pada daftar pemilih khusus (DPK) dan daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb) di Pemilu 2014.

Menurut DKPP, ketidakjelasan jumlah DPK dan DPKTb sangat rawan digunakan oleh oknum tertentu untuk memenangkan caleg atau partai tertentu. "DPK dan DPKTb ini enggak jelas jumlahnya. Yang penting orang ke TPS (tempat pemungutan suara) bawa KTP," kata Anggota DKPP Saut Hamonangan Sirait di Jakarta, Senin 7 April 2014.

Saut menjelaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyediakan surat suara tambahan untuk DPK dan DPKTb. Modus penyalahgunaan DPK dan DPKTb, dilakukan apabila pemilih tersebut tidak datang ke TPS. Kemudian, surat suara yang lebih tersebut digunakan oleh para pelaku kecurangan untuk memenangkan peserta pemilu tertentu. "Setelah penyalahgunaan itu, baru pengisian formulir C1 dan C2," jelasnya.

Menurut Saut, ketidakjelasan jumlah pemilih khusus dan tambahan ini rawan kecurangan. Jangankan dengan jumlah pemilih yang tidak jelas ini, daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah jelas jumlahnya pun dapat disalahgunakan. "Bisa orang suka-suka bikin KTP baru untuk ke TPS," ujarnya,
(dam)
Berita Terkait
Heboh! 1.801 Nama Warga...
Heboh! 1.801 Nama Warga Meninggal Dunia Masuk Daftar Pemilih Tetap di Jombang
DPT Enrekang Bertambah...
DPT Enrekang Bertambah 1.175 dari Hasil Pemutakhiran Data
DPT Pilkada Sleman 2020...
DPT Pilkada Sleman 2020 Menyusut 1.914 Pemilih
Hasil Pemutakhiran Data,...
Hasil Pemutakhiran Data, Pemilih Meninggal Capai 1.522 Orang
11 KPU Tetapkan DPT...
11 KPU Tetapkan DPT Pilkada Serentak Tahun 2020, Ini Rinciannya
5 Tuhan Terdaftar Jadi...
5 'Tuhan' Terdaftar Jadi DPT, Memilih Ikut Pemilu 2024 di Jember
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
Begini Cara Lihat Data...
Begini Cara Lihat Data Bocor di Dark Web Lewat Gmail
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved