Pertanian Indonesia masih hadapi masalah klasik

Minggu, 06 April 2014 - 21:39 WIB
Pertanian Indonesia...
Pertanian Indonesia masih hadapi masalah klasik
A A A
Sindonews.com - Beras tidak hanya jadi makanan pokok, beras juga menjadi simbol dari kesejahteraan dan kestabilan sosial di masyarakat. Saat ini, hampir 90 persen rakyat Indonesia mengkonsumsi beras sebagai makanan pokok sehari-hari.

“Selama hampir tujuh dekade Indonesia merdeka, secara dramatis kebijakan pemerintah telah menjadikan beras sebagai pengganti keragaman bahan makanan pokok rakyat Indonesia," kata Ketua Umum Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) Bambang Hendroyono, melalui siaran persnya, Minggu (6/4/2014)

Bambang menjelaskan, berdasarkan data Biro Pusat Statistik 2013 menyebut bahwa sekitar 20,4 juta orang terlibat dalam pertanian pangan. Dari kisaran tersebut, sekira 18 juta orang kemungkinan terlibat dalam kegiatan pertanian padi.

Bambang mengatakan, sektor pertanian sampai hari ini juga masih menghadapi persoalan klasik untuk bisa meningkatkan produktivitas beras nasional.

“Dalam kegiatan pasca panennya, pertanian padi melibatkan tidak kurang dari 200.000 pabrik penggilingan yang tersebar di seluruh Indonesia. Ironisnya, dari jumlah penduduk miskin Indonesia yang 28,07 juta, hampir separuhnya adalah mereka yang bekerja sebagai petani miskin (sekitar 13 juta orang),” ujar Bambang.

Sedangkan menurut Data BPS menyebut, pada tahun 2004, ada 40,61 juta orang berusia 15 tahun ke atas bekerja di sektor pertanian. Sementara pada tahun 2013, angkanya menyusut menjadi 39, 96 juta orang.

“Dukungan infrastruktur pertanian seperti bendungan, irigasi, saluran pertanian primer sampai tersier bagi peningkatan produktivitas pertanian nasional masih sangat minim. Kerusakan saluran irigasi di berbagai wilayah kurang mendapat perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Setelah Jakarta dan...
Setelah Jakarta dan Surabaya, Program Lingkungan MAPAN Diluncurkan di Karawang
Tiga Program Unggulan...
Tiga Program Unggulan PHE OSES Berdayakan Masyarakat di Kepulauan Seribu
Askrindo Dorong Pemberdayaan...
Askrindo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Melalui Program Berkelanjutan
PHE ONWJ Berdayakan...
PHE ONWJ Berdayakan Masyarakat Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Berkah
Berdayakan Ekonomi,...
Berdayakan Ekonomi, HFHI Sediakan Rumah Layak bagi Puluhan Ribu Keluarga
Lewat Aksi Berbagi,...
Lewat Aksi Berbagi, PNN 2025 Dorong Pemberdayaan Masyarakat
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved