KPK diminta usut caleg yang lakukan money laundry

Jum'at, 04 April 2014 - 14:42 WIB
KPK diminta usut caleg...
KPK diminta usut caleg yang lakukan money laundry
A A A
Sindonews.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendeteksi sejumlah calon anggota legislatif (caleg) Pemilu 2014, memiliki transaksi keuangan mencurigakan. Diduga para caleg melakukan pencucian uang untuk membeli suara.

Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan mengatakan, temuan PPATK sangat menarik dan penting sekali karena dapat mencegah praktik korupsi pada Pemilu 2014.

"Temuan ini sangat penting untuk mencegah praktek korupsi pada pemilu, namun harus segera ditindaklanjuti dan bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Ade kepada wartawan, Jumat (4/4/2014).

Ade menambahkan, hal ini juga sebagai umpan lambung kepada KPK untuk segera ditindaklanjuti. "KPK harus melihat dari dua sisi, dari mana dana tersebut berasal dan pengeluarannya untuk apa saja."

"Biasanya, pengeluaran selain untuk keperluan kampanye juga untuk membeli suara. Transaksi yang meningkat terutama dilakukan oleh incumbent karena mereka yang punya kekuasaan," sambungnya.

Pegiat Antikorupsi Hermawi F Taslim mendesak, PPATK mengusut dan mengumumkan siapa saja caleg yang melakukan pencucian uang. Dengan demikian tidak terjadi penafsiran masyarakat terhadap caleg yang bersih.

"Temuan PPATK harus cepat diselesaikan karena masalah ini meresahkan para pemilih. Segera usut dan umumkan siapa saja para caleg yang melakukan pencucian uang, agar pemilih lebih hati-hati dalam memilih calegnya," ujarnya.

Dia menambahkan, PPATK memiliki aturan atau tata cara sendiri dalam menyelesaikan masalah tersebut, namun harus segera menindaklanjuti dan segera menyelesaikannya.
(kri)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved