Wiranto prihatin terhadap nasib TKI
Senin, 31 Maret 2014 - 05:49 WIB
Wiranto prihatin terhadap nasib TKI
A
A
A
Sindonews.com - Calon presiden (capres) dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto mengaku prihatin dengan terbatasnya jenis pekerjaan bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja di luar negeri.
Selama ini, kata Wiranto, TKI lebih banyak ditempatkan sebagai buruh informal, yang kerap mendapatkan perlakuan dan pandangan rendah dari majikannya.
"Saya senang ketemu mereka, tapi saya menangis karena kita (negara) mengirim mereka untuk jadi pembantu, budak di negeri orang lain," ujar Wiranto saat berkampanye di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu 30 Maret 2014.
Hal itu berdasarkan pengalamannya mengunjungi Hong Kong beberapa waktu lalu. Wiranto mendapati banyak TKI yang berprofesi sebagai buruh informal atau yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
Untuk mengubah hal itu, Wiranto menegaskan harus ada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. "Untuk itu kita butuh pemimpin yang bisa mengubah bangsa, yang dibanggakan rakyatnya. Pemimpin yang peduli, tahu nasib rakyat dan tahu mimpi rakyatnya," katanya.
Selama ini, kata Wiranto, TKI lebih banyak ditempatkan sebagai buruh informal, yang kerap mendapatkan perlakuan dan pandangan rendah dari majikannya.
"Saya senang ketemu mereka, tapi saya menangis karena kita (negara) mengirim mereka untuk jadi pembantu, budak di negeri orang lain," ujar Wiranto saat berkampanye di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu 30 Maret 2014.
Hal itu berdasarkan pengalamannya mengunjungi Hong Kong beberapa waktu lalu. Wiranto mendapati banyak TKI yang berprofesi sebagai buruh informal atau yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
Untuk mengubah hal itu, Wiranto menegaskan harus ada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. "Untuk itu kita butuh pemimpin yang bisa mengubah bangsa, yang dibanggakan rakyatnya. Pemimpin yang peduli, tahu nasib rakyat dan tahu mimpi rakyatnya," katanya.
(dam)