Di pengajian politik, Jimly serukan anti golput
Minggu, 30 Maret 2014 - 10:31 WIB
Di pengajian politik, Jimly serukan anti golput
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pembina Al Azhar Jimly Asshiddiqie mengikuti pengajian politik Tabligh Akbar Politik Islam yang juga menjadi silaturahmi lintas partai politik (parpol) dan ormas Islam.
Kata Jimly, bukan pertama kali pengajian politik ini dilaksanakan namun telah dilakukan beberapa kali. "Saya di sini adalah sebagai dewan ketua pembinan yayasan. Yang biasanya memamang rutin apalagi menjelang pemilu saat ini," kata Jimly di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (30/3/2014).
Dalam kesempatan itu, Jimly mengatakan kegiatan ini digelar juga untuk mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 9 April 2014.
"Kita hanya mengingatkan jangan sampai golput. Soal milih siapa itu urusan masing-masing," terangnya.
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini pun tak segan akan mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadi golput pada pesta demokrasi tahun ini melalui kegiatan tersebut.
"Nah itu, siapa yang mau dipilih, partai apa yang mau dipilih, calon mana yang mau dipilih itu kita serahkan kepada nurani mereka," pungkasnya.
Kata Jimly, bukan pertama kali pengajian politik ini dilaksanakan namun telah dilakukan beberapa kali. "Saya di sini adalah sebagai dewan ketua pembinan yayasan. Yang biasanya memamang rutin apalagi menjelang pemilu saat ini," kata Jimly di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (30/3/2014).
Dalam kesempatan itu, Jimly mengatakan kegiatan ini digelar juga untuk mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 9 April 2014.
"Kita hanya mengingatkan jangan sampai golput. Soal milih siapa itu urusan masing-masing," terangnya.
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini pun tak segan akan mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadi golput pada pesta demokrasi tahun ini melalui kegiatan tersebut.
"Nah itu, siapa yang mau dipilih, partai apa yang mau dipilih, calon mana yang mau dipilih itu kita serahkan kepada nurani mereka," pungkasnya.
(kri)