Hanura tegaskan tidak berkompromi dengan korupsi
Kamis, 27 Maret 2014 - 19:38 WIB
Hanura tegaskan tidak berkompromi dengan korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Partai Hanura menegaskan tidak akan pernah berkompromi dengan tindakan korupsi. Tindakan yang disebut merugikan rakyat dan membuat kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya hilang.
"Korupsi itu menggerogoti keuangan negara dan rakyat, mengurangi kepercayaan rakyat kepada para pemimpin dan merusak sistem pembangunan kita," ucap Calon Presiden (Capres) Partai Hanura Wiranto usai memberikan orasi politiknya di depan ribuan simpatisan yang memenuhi Lapangan Tragas Sumbawa, NTB, Kamis (27/3/2014).
Korupsi, lanjut Wiranto, membuat kredibilitas negara menurun dan tidak dipandang negara lain. Dampak paling membahayakan dari tindakan haram itu adalah dapat menjauhkan seorang pemimpin dengan rakyatnya.
"Korupsi adalah biang keladi, penyakit yang luar biasa jahatnya. Membuat bangsa Indonesia tetap jalan di tempat," lanjutnya.
Ditambahkan Wiranto, partai bernomor urut 10 ini akan terus mendukung upaya KPK memberantas korupsi di Tanah Air. "Hanura kan tidak pernah lemahkan KPK, siapa yang lemahkan, kalau misalnya ada kita lawan bersama," tuntasnya.
"Korupsi itu menggerogoti keuangan negara dan rakyat, mengurangi kepercayaan rakyat kepada para pemimpin dan merusak sistem pembangunan kita," ucap Calon Presiden (Capres) Partai Hanura Wiranto usai memberikan orasi politiknya di depan ribuan simpatisan yang memenuhi Lapangan Tragas Sumbawa, NTB, Kamis (27/3/2014).
Korupsi, lanjut Wiranto, membuat kredibilitas negara menurun dan tidak dipandang negara lain. Dampak paling membahayakan dari tindakan haram itu adalah dapat menjauhkan seorang pemimpin dengan rakyatnya.
"Korupsi adalah biang keladi, penyakit yang luar biasa jahatnya. Membuat bangsa Indonesia tetap jalan di tempat," lanjutnya.
Ditambahkan Wiranto, partai bernomor urut 10 ini akan terus mendukung upaya KPK memberantas korupsi di Tanah Air. "Hanura kan tidak pernah lemahkan KPK, siapa yang lemahkan, kalau misalnya ada kita lawan bersama," tuntasnya.
(kri)