Priyo tegaskan tak ada Munaslub Golkar usai Pileg
Kamis, 27 Maret 2014 - 16:38 WIB
Priyo tegaskan tak ada Munaslub Golkar usai Pileg
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso membantah kabar akan ada musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) setelah Pileg 2014 digelar. Ia menegaskan, rencana Munaslub tersebut hanya sekadar isu.
"Enggak lah, enggak ada. Sampai sekarang saya ulang tidak ada rencananya pembicaraan Munaslub atau apa, tentu itu mungkin isu dari mana saya tidak pernah mendengar itu," kata Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/3/2014).
Wakil Ketua DPR ini menyampaikan sampai saat ini partai berlogo pohon beringin itu tengah fokus pemenangan Pemilu Legislatif sehingga tidak ada rencana untuk menggelar Munaslub.
Terkait kemungkinan suara Partai Golkar tidak memenuhi ambang batas presiden (presidential threshold) sehingga harus mengevaluasi pencapresan Ketua Umum Aburizal Bakrie, ia yakin partainya memenuhi sesuai target.
"Kelihatannya Golkar mencukupi, tanda-tanda baik. Ya, bagaimana tetapi saya melihat tanda-tanda baik."
"Ya kita meyakini dan berharap kalau seluruh potensi ke arah sana. Untuk Pileg panglima komando oleh ketum dan kita meyakini," pungkasnya.
"Enggak lah, enggak ada. Sampai sekarang saya ulang tidak ada rencananya pembicaraan Munaslub atau apa, tentu itu mungkin isu dari mana saya tidak pernah mendengar itu," kata Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/3/2014).
Wakil Ketua DPR ini menyampaikan sampai saat ini partai berlogo pohon beringin itu tengah fokus pemenangan Pemilu Legislatif sehingga tidak ada rencana untuk menggelar Munaslub.
Terkait kemungkinan suara Partai Golkar tidak memenuhi ambang batas presiden (presidential threshold) sehingga harus mengevaluasi pencapresan Ketua Umum Aburizal Bakrie, ia yakin partainya memenuhi sesuai target.
"Kelihatannya Golkar mencukupi, tanda-tanda baik. Ya, bagaimana tetapi saya melihat tanda-tanda baik."
"Ya kita meyakini dan berharap kalau seluruh potensi ke arah sana. Untuk Pileg panglima komando oleh ketum dan kita meyakini," pungkasnya.
(kri)