KPU Blitar targetkan logistik tuntas akhir Maret
Kamis, 27 Maret 2014 - 01:07 WIB
KPU Blitar targetkan logistik tuntas akhir Maret
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Blitar menargetkan seluruh logistik untuk pemilihan legislatif (pileg) akan tuntas akhir bulan Maret ini.
Sebab sesuai dengan jadwal, mulai 1-5 April seluruh logistik harus sudah terdistribusikan ke masing-maisng PPK (kecamatan). Hal itu mengingat pileg akan dilaksanakan pada 9 April.
"Selanjutnya dari PPK akan langsung berlanjut ke PPS (desa), "ujar Ketua KPU Kabupaten Blitar Miftachul Huda kepada wartawan, Rabu (26/3/2014).
Logistik pileg meliput surat suara, formulir, segel, hologram, templet, hingga keperluan 2956 unit Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Untuk surat suara DPRD II tersedia sebanyak 928.000 lembar. Kemudian surat suara DPD sebanyak 930.361 lembar, DPRD propinsi sebanyak 928.000 lembar dan DPR RI sebanyak 931.000 lembar.
Menurut Huda, secara teknis, seluruh logistik tersebut akan dikemas dan dimasukkan ke dalam kotak suara. "Semuanya dalam keadaan tersegel yang disaksikan panwas dan dikawal aparat kepolisian, "terangnya.
Huda berharap semua pihak, yakni PPK, PPS dan KPPS siap mensukseskan pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali tersebut.
Menanggapi hal itu caleg Partai Hanura Kabupaten Blitar (DPRD II) Hendi Budi Yuantoro meminta KPU mewaspadai adanya oknum penyelenggara yang justru bersikap tidak netral.
Sebab berdasarkan pengalaman yang ada, terjadinya kecurangan dalam proses pemilihan umum tidak lepas dari andil oknum penyelenggara.
"Yang terjadi sebelumnya ada oknum penyelenggara yang justru membawa misi tersembunyi memenangkan caleg tertentu. Ini yang justru menimbulkan polemik, "kritiknya.
Sebab sesuai dengan jadwal, mulai 1-5 April seluruh logistik harus sudah terdistribusikan ke masing-maisng PPK (kecamatan). Hal itu mengingat pileg akan dilaksanakan pada 9 April.
"Selanjutnya dari PPK akan langsung berlanjut ke PPS (desa), "ujar Ketua KPU Kabupaten Blitar Miftachul Huda kepada wartawan, Rabu (26/3/2014).
Logistik pileg meliput surat suara, formulir, segel, hologram, templet, hingga keperluan 2956 unit Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Untuk surat suara DPRD II tersedia sebanyak 928.000 lembar. Kemudian surat suara DPD sebanyak 930.361 lembar, DPRD propinsi sebanyak 928.000 lembar dan DPR RI sebanyak 931.000 lembar.
Menurut Huda, secara teknis, seluruh logistik tersebut akan dikemas dan dimasukkan ke dalam kotak suara. "Semuanya dalam keadaan tersegel yang disaksikan panwas dan dikawal aparat kepolisian, "terangnya.
Huda berharap semua pihak, yakni PPK, PPS dan KPPS siap mensukseskan pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali tersebut.
Menanggapi hal itu caleg Partai Hanura Kabupaten Blitar (DPRD II) Hendi Budi Yuantoro meminta KPU mewaspadai adanya oknum penyelenggara yang justru bersikap tidak netral.
Sebab berdasarkan pengalaman yang ada, terjadinya kecurangan dalam proses pemilihan umum tidak lepas dari andil oknum penyelenggara.
"Yang terjadi sebelumnya ada oknum penyelenggara yang justru membawa misi tersembunyi memenangkan caleg tertentu. Ini yang justru menimbulkan polemik, "kritiknya.
(lns)