KPU pastikan penggantian surat suara rusak tak lama
Senin, 24 Maret 2014 - 14:56 WIB
KPU pastikan penggantian surat suara rusak tak lama
A
A
A
Sindonews.com - Walaupun harus mengganti surat suara rusak yang kurang hingga jutaan lembar, Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan proses pencetakan tidak akan memakan waktu lama.
Menurutnya, kalau laporan seluruh KPU daerah sudah masuk paling lambat 25 Maret besok, perusahaan percetakan akan menyelesaikan pencetakan pada keesokan harinya.
"Paling lambat 27 Maret selesai semua. Karena ini kan tidak banyak, apalagi menyebar di banyak perusahaan percetakan," ujar Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (24/3/2014).
Sementara untuk distribusi, Arief mengaku pengiriman tidak akan memakan waktu yang lama. Arief memperkirakan tiga hari, termasuk untuk pengiriman ke daerah yang paling jauh.
"Tidak ada masalah, semua yang rusak dan kurang akan diganti. Tidak akan mengganggu pemilu," kata mantan Komisoner KPU Jawa Timur ini.
Hingga Jumat 21 Maret lalu, surat suara yang dilaporkan rusak dan kurang sebanyak 1,5 juta lembar. Kerusakan antara lain karena sobek, terdapat lubang, dan terkena noda tinta.
Data yang diperoleh di biro logistik KPU, daerah yang melaporkan kerusakan surat suara dalam jumlah besar antara lain Banyumas sebanyak 10.960, Tegal (13.319) Pemalang (24.415), Kota Surabaya (35.916), Jayapura (11.379), Probolinggo (39.395) dan Jember (50.413).
Menurutnya, kalau laporan seluruh KPU daerah sudah masuk paling lambat 25 Maret besok, perusahaan percetakan akan menyelesaikan pencetakan pada keesokan harinya.
"Paling lambat 27 Maret selesai semua. Karena ini kan tidak banyak, apalagi menyebar di banyak perusahaan percetakan," ujar Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (24/3/2014).
Sementara untuk distribusi, Arief mengaku pengiriman tidak akan memakan waktu yang lama. Arief memperkirakan tiga hari, termasuk untuk pengiriman ke daerah yang paling jauh.
"Tidak ada masalah, semua yang rusak dan kurang akan diganti. Tidak akan mengganggu pemilu," kata mantan Komisoner KPU Jawa Timur ini.
Hingga Jumat 21 Maret lalu, surat suara yang dilaporkan rusak dan kurang sebanyak 1,5 juta lembar. Kerusakan antara lain karena sobek, terdapat lubang, dan terkena noda tinta.
Data yang diperoleh di biro logistik KPU, daerah yang melaporkan kerusakan surat suara dalam jumlah besar antara lain Banyumas sebanyak 10.960, Tegal (13.319) Pemalang (24.415), Kota Surabaya (35.916), Jayapura (11.379), Probolinggo (39.395) dan Jember (50.413).
(hyk)