Demokrat minta masyarakat cermat hadapi isu kekinian
Sabtu, 22 Maret 2014 - 10:27 WIB
Demokrat minta masyarakat cermat hadapi isu kekinian
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat diminta mengabaikan dan menolak langkah pihak-pihak tertentu yang hendak mengubur fakta pencapaian pemerintah untuk kepentingan Pemilu 2014.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono mengklaim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah berhasil menstabilitaskan politik dan keamanan serta ekonomi sehingga dunia internasional menyoroti Indonesia sebagai negara demokratis yang potensial sebagai tujuan investasi.
"Masyarakat membutuhkan implementasi dan percepatan pembangunan bukan lagi formula pembangunan. Saya kira kepentingan semua pihak agar pembangunan yang sudah berjalan dapat dipercepat dan terealisasi secara merata di seluruh pelosok," ujar pria yang biasa disapa Ibas itu, Jumat, 21 Maret 2014.
Dia menyayangkan berbagai kelompok mengaburkan informasi pencapaian Pemerintahan SBY demi kepentingan politik, khususnya kepentingan Pemilu 2014. “Akan banyak distorsi opini atas capaian objektif demi pengaruhi pilihan politik agar keberhasilan ini terkubur dan terlupakan," tukasnya
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono mengklaim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah berhasil menstabilitaskan politik dan keamanan serta ekonomi sehingga dunia internasional menyoroti Indonesia sebagai negara demokratis yang potensial sebagai tujuan investasi.
"Masyarakat membutuhkan implementasi dan percepatan pembangunan bukan lagi formula pembangunan. Saya kira kepentingan semua pihak agar pembangunan yang sudah berjalan dapat dipercepat dan terealisasi secara merata di seluruh pelosok," ujar pria yang biasa disapa Ibas itu, Jumat, 21 Maret 2014.
Dia menyayangkan berbagai kelompok mengaburkan informasi pencapaian Pemerintahan SBY demi kepentingan politik, khususnya kepentingan Pemilu 2014. “Akan banyak distorsi opini atas capaian objektif demi pengaruhi pilihan politik agar keberhasilan ini terkubur dan terlupakan," tukasnya
(kur)