Kabaharkam siapkan mekanisme pengawalan capres & cawapres
Selasa, 18 Maret 2014 - 12:44 WIB
Kabaharkam siapkan mekanisme pengawalan capres & cawapres
A
A
A
Sindonews.com - Mekanisme pengawalan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang sudah dideklarasikan partai politik, masih belum ditentukan. Ini menjadi pekerjaan rumah buat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno, yang baru saja dilantik.
"Ya nanti liat kemampuan anggota ya. Ya mungkin ada pengawalan, mungkin ada yang nempel yang bersangkutan," ungkap Putut kepada wartawan usai pelantikannya di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Namun, yang jelas pengawalan kepada capres dan cawapres akan segera dilakukan. Usai Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengeluarkan instruksi tersebut.
"Tetap kita lakukan pengamanan. Kita tidak melihat dari partai mana pun, tidak melihat dari segi siapa orang itu. Namun, yang sudah dinyatakan sebagai capres oleh partainya, tetap kita lakukan pengamanan," tegasnya.
Sementara, pihaknya juga akan memetakan titik rawan di berbagai daerah untuk pengamanan pemilu. "Saya harus komunikasi dengan kapolda, kerawanan apa yang ada di situ. Kemudian perlu bantuan apa yang diminta oleh kapolda kepada Baharkam nanti," tuntasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Sutarman memerintahkan kepada para Kapolda untuk mengawal caleg, capres dan cawapres yang sudah dideklarasikan oleh parpol. Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab Polri untuk mengamankan masyarakat indonesia dari ancaman.
"Ya nanti liat kemampuan anggota ya. Ya mungkin ada pengawalan, mungkin ada yang nempel yang bersangkutan," ungkap Putut kepada wartawan usai pelantikannya di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Namun, yang jelas pengawalan kepada capres dan cawapres akan segera dilakukan. Usai Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengeluarkan instruksi tersebut.
"Tetap kita lakukan pengamanan. Kita tidak melihat dari partai mana pun, tidak melihat dari segi siapa orang itu. Namun, yang sudah dinyatakan sebagai capres oleh partainya, tetap kita lakukan pengamanan," tegasnya.
Sementara, pihaknya juga akan memetakan titik rawan di berbagai daerah untuk pengamanan pemilu. "Saya harus komunikasi dengan kapolda, kerawanan apa yang ada di situ. Kemudian perlu bantuan apa yang diminta oleh kapolda kepada Baharkam nanti," tuntasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Sutarman memerintahkan kepada para Kapolda untuk mengawal caleg, capres dan cawapres yang sudah dideklarasikan oleh parpol. Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab Polri untuk mengamankan masyarakat indonesia dari ancaman.
(kri)