Kapolri perintahkan seluruh kapolda kawal capres-cawapres
Selasa, 18 Maret 2014 - 12:17 WIB
Kapolri perintahkan seluruh kapolda kawal capres-cawapres
A
A
A
Sindonews.com - Kapolri Jenderal Pol Sutarman memerintahkan seluruh kapolda yang ada di seluruh Indonesia untuk mengawal para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang sudah dideklarasikan oleh partai politik (parpol).
"Saya ingatkan, petakan seluruh calon baik legislatif, DPRD, DPD, DPR, serta capres dan cawapres yang telah diumumkan ke publik, agar seluruhnya diberikan pengamanan tanpa melihat dari partai manapun. Sebab ini merupakan tanggung jawab Polri untuk mengamankan masyarakat Indonesia dari ancaman," jelas Sutarman dalam sambutannya pada pelantikan Kapolda Metro Jaya, di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Selain itu, Sutarman meminta para kapolda untuk memahami berbagai potensi kerawanan pemilu dan menentukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya. "Jalin kerja sama dengan unsur penyelenggara pemilu, pengawas, serta stakeholder yang ada agar seluruh proses berjalan dengan baik," sambungnya.
Sutarman meminta, kepada para kapolda untuk mengembangkan sikap dan perilaku kepemimpinan yang dapat menjadi teladan dan implementasikan budaya menolong seluruh jajaran agar kepercayaan kepada institusi Polri semakin meningkat.
Kemudian, tingkatkan pengawasan internal guna meminimalisir terjadinya penyimpangan dan pelanggaran yang dilakukan anggota yang dapat mencoreng citra polri. "Satu orang berbuat salah akan berdampak kepada Polri yang institusi besar," sambungnya.
Selain itu, ia juga meminta optimalisasi peran sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu) dalam menindaklanjuti tindak pidana yang terjadi serta tegaskan kepada seluruh penyidik agar menjaga netralitas, integritas dan profesional dalam proses penyidikan.
"Perilaku dan tindakan menyimpang dari penyidik harus menjadi perhatian pimpinan, sehingga ke depan pelan-pelan bisa dihilangkan," paparnya.
Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan, tantangan tugas korps baju cokelat semakin meningkat. Apalagi saat ini sudah menghadapi pemilu.
"Saya perintahkan kepada seluruh kapolda untuk mengendalikan persiapan pemilu di daerah dan terus melaksanakan tindakan nyata untuk mengawal pesta rakyat di Indonesia agar prosesnya dapat berjalan dengan aman dan lancar. Sehingga masyarakat tidak terbebani dengan tekanan politik, kekerasan, uang ataupun yang lain," tuntasnya.
"Saya ingatkan, petakan seluruh calon baik legislatif, DPRD, DPD, DPR, serta capres dan cawapres yang telah diumumkan ke publik, agar seluruhnya diberikan pengamanan tanpa melihat dari partai manapun. Sebab ini merupakan tanggung jawab Polri untuk mengamankan masyarakat Indonesia dari ancaman," jelas Sutarman dalam sambutannya pada pelantikan Kapolda Metro Jaya, di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Selain itu, Sutarman meminta para kapolda untuk memahami berbagai potensi kerawanan pemilu dan menentukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya. "Jalin kerja sama dengan unsur penyelenggara pemilu, pengawas, serta stakeholder yang ada agar seluruh proses berjalan dengan baik," sambungnya.
Sutarman meminta, kepada para kapolda untuk mengembangkan sikap dan perilaku kepemimpinan yang dapat menjadi teladan dan implementasikan budaya menolong seluruh jajaran agar kepercayaan kepada institusi Polri semakin meningkat.
Kemudian, tingkatkan pengawasan internal guna meminimalisir terjadinya penyimpangan dan pelanggaran yang dilakukan anggota yang dapat mencoreng citra polri. "Satu orang berbuat salah akan berdampak kepada Polri yang institusi besar," sambungnya.
Selain itu, ia juga meminta optimalisasi peran sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu) dalam menindaklanjuti tindak pidana yang terjadi serta tegaskan kepada seluruh penyidik agar menjaga netralitas, integritas dan profesional dalam proses penyidikan.
"Perilaku dan tindakan menyimpang dari penyidik harus menjadi perhatian pimpinan, sehingga ke depan pelan-pelan bisa dihilangkan," paparnya.
Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan, tantangan tugas korps baju cokelat semakin meningkat. Apalagi saat ini sudah menghadapi pemilu.
"Saya perintahkan kepada seluruh kapolda untuk mengendalikan persiapan pemilu di daerah dan terus melaksanakan tindakan nyata untuk mengawal pesta rakyat di Indonesia agar prosesnya dapat berjalan dengan aman dan lancar. Sehingga masyarakat tidak terbebani dengan tekanan politik, kekerasan, uang ataupun yang lain," tuntasnya.
(kri)