Abraham Samad tolak dampingi Prabowo di Pilpres 2014
Senin, 17 Maret 2014 - 15:58 WIB
Abraham Samad tolak dampingi Prabowo di Pilpres 2014
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menolak dijadikan bakal calon wakil presiden (Wapres) mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
Alasannya, dia ingin komitmen dengan amanah yang diberikan untuk bertugas di KPK hingga selesai sesuai dengan janji jabatan yang pernah diucapkan.
"Saya cuma mau menjadi Ketua KPK sampai selesai, dan setelah selesai saya mau kembali ke Makassar," kata Abraham ketika dikonfirmasi dari Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/3/2014).
Menurutnya menjadi Ketua KPK tidak kalah terhormat dengan jabatan wakil presiden. Dia menuturkan, banyak manfaat buat masyarakat dengan bekerja di lembaga yang dijuluki antikorupsi itu. "Jadi Ketua KPK adalah panggilan hati dan perjuangan yang sangat bermanfaat bagi orang banyak," tuturnya.
Sebelumnya, Abraham Samad dilirik kalangan internal Partai Gerindra untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2014. Pihak Gerindra mengklaim Prabowo Subianto memiliki kesamaan dengan Abraham Samad yaitu semangat pemberantasan korupsi.
"Partai Gerindra adalah partai yang dikenal gigih memberantas korupsi dan membela KPK di DPR selama ini. Andaikata Prabowo dan Abraham Samad bisa berhasil diduetkan, pasti pasangan ini akan dahsyat gebrakannya untuk memberantas korupsi di Indonesia," kata Martin Hutabarat, Senin (17/3/2014).
Berita:
Jakarta masih berantakan, Jokowi harusnya tak nyapres
Risma dan Abraham Samad masuk radar Gerindra
Alasannya, dia ingin komitmen dengan amanah yang diberikan untuk bertugas di KPK hingga selesai sesuai dengan janji jabatan yang pernah diucapkan.
"Saya cuma mau menjadi Ketua KPK sampai selesai, dan setelah selesai saya mau kembali ke Makassar," kata Abraham ketika dikonfirmasi dari Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/3/2014).
Menurutnya menjadi Ketua KPK tidak kalah terhormat dengan jabatan wakil presiden. Dia menuturkan, banyak manfaat buat masyarakat dengan bekerja di lembaga yang dijuluki antikorupsi itu. "Jadi Ketua KPK adalah panggilan hati dan perjuangan yang sangat bermanfaat bagi orang banyak," tuturnya.
Sebelumnya, Abraham Samad dilirik kalangan internal Partai Gerindra untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2014. Pihak Gerindra mengklaim Prabowo Subianto memiliki kesamaan dengan Abraham Samad yaitu semangat pemberantasan korupsi.
"Partai Gerindra adalah partai yang dikenal gigih memberantas korupsi dan membela KPK di DPR selama ini. Andaikata Prabowo dan Abraham Samad bisa berhasil diduetkan, pasti pasangan ini akan dahsyat gebrakannya untuk memberantas korupsi di Indonesia," kata Martin Hutabarat, Senin (17/3/2014).
Berita:
Jakarta masih berantakan, Jokowi harusnya tak nyapres
Risma dan Abraham Samad masuk radar Gerindra
(kur)