Cara unik kampanye Hanura
Senin, 17 Maret 2014 - 15:58 WIB
Cara unik kampanye Hanura
A
A
A
Sindonews.com - Kalau kita mengenal susu telur madu dan jahe (STMJ) sebagai minuman. Namun kali ini STMJ yang dimaksud bukanlah seperti yang dibayangkan, STMJ yang diformulasikan oleh Ade Irfa Adhain atau yang biasa disapa Dhea, sangat berbeda.
Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Hanura untuk DPRD Depok ini menjelaskan, STMJ berarti formula untuk menjadi legislator yang baik. Menurutnya, yang dimaksud STMJ adalah, 'S' sadar jabatan adalah amanat dari Tuhan dan mandat dari rakyat, 'T' tahu masalah dan tahu solusinya.
Sedangkan 'M' mampu dan mau melakukan solusi dan tindakan yang bermanfaat untuk rakyat dan negara. Serta 'J' yang artinya jamin tidak akan berubah menjadi penguasa atau pembesar.
"Saya mengikuti sosialisasi STMJ ala Bapak Wiranto. Agar turut membantu memberi pemahaman dan pendidikan politik bagi warga mengenai figur calon pemimpinnya," kata Dhea, Senin (17/3/2014).
Dikatakan dia, Wiranto menawarkan formula STMJ untuk mewujudkan mimpi Indonesia. Dan dirinya mengikuti jejak dengan menggunakan formula STMJ ala Wiranto. Formula STMJ yang menjadi moto kepemimpinan Wiranto patut untuk disosialisasikan ke masyarakat.
Sebab, warga harus tahu, pemimpin parlemen adalah pemimpin yang sudah selesai urusan dirinya, tidak berburu harta dan ketenaran. "Jadi, dibenak pemimpin parlemen itu, hanya bagaimana bisa buat warga tersenyum bahagia. Nah, wacana itu yang kini mau saya bangun," ucapnya.
Dhea menambahkan, terkait kampanye terbuka yang rencana akan dilakukan di Lapangan Hisbul Wathon (HW) Beji Timur. Dirinya memberikan solusi untuk membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dari atas hingga ke bawah.
"Ya, itulah, jangan mentang-mentang punya jabatan tidak minta izin ke masyarakat atau melupakan warga di sekitar Lapangan HW. Kalau begitu tidak benar, karena itu gunakan formula STMJ itu sebagai pemimpin," tutupnya.
Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Hanura untuk DPRD Depok ini menjelaskan, STMJ berarti formula untuk menjadi legislator yang baik. Menurutnya, yang dimaksud STMJ adalah, 'S' sadar jabatan adalah amanat dari Tuhan dan mandat dari rakyat, 'T' tahu masalah dan tahu solusinya.
Sedangkan 'M' mampu dan mau melakukan solusi dan tindakan yang bermanfaat untuk rakyat dan negara. Serta 'J' yang artinya jamin tidak akan berubah menjadi penguasa atau pembesar.
"Saya mengikuti sosialisasi STMJ ala Bapak Wiranto. Agar turut membantu memberi pemahaman dan pendidikan politik bagi warga mengenai figur calon pemimpinnya," kata Dhea, Senin (17/3/2014).
Dikatakan dia, Wiranto menawarkan formula STMJ untuk mewujudkan mimpi Indonesia. Dan dirinya mengikuti jejak dengan menggunakan formula STMJ ala Wiranto. Formula STMJ yang menjadi moto kepemimpinan Wiranto patut untuk disosialisasikan ke masyarakat.
Sebab, warga harus tahu, pemimpin parlemen adalah pemimpin yang sudah selesai urusan dirinya, tidak berburu harta dan ketenaran. "Jadi, dibenak pemimpin parlemen itu, hanya bagaimana bisa buat warga tersenyum bahagia. Nah, wacana itu yang kini mau saya bangun," ucapnya.
Dhea menambahkan, terkait kampanye terbuka yang rencana akan dilakukan di Lapangan Hisbul Wathon (HW) Beji Timur. Dirinya memberikan solusi untuk membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dari atas hingga ke bawah.
"Ya, itulah, jangan mentang-mentang punya jabatan tidak minta izin ke masyarakat atau melupakan warga di sekitar Lapangan HW. Kalau begitu tidak benar, karena itu gunakan formula STMJ itu sebagai pemimpin," tutupnya.
(maf)