Konvensi belum mampu tingkatkan elektabilitas Demokrat

Kamis, 13 Maret 2014 - 13:40 WIB
Konvensi belum mampu...
Konvensi belum mampu tingkatkan elektabilitas Demokrat
A A A
Sindonews.com - Hasil survei Lembaga Klimatologi Politik (KLP) menyebutkan, elektabilitas Partai Demokrat masih rendah, dengan 6,7 persen dan duduk di peringkat kelima.

CEO LKP Usman Rachman mengatakan, rendahnya elektabilitas partai penguasa tersebut, membuat partai berlambang bintang segitiga ini masuk menjadi partai menengah.

"Perkembangan elektabilitas Partai Demokrat relatif tersendat. Partai yang dipimpin Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) itu cenderung stabil di posisi partai menengah dengan tingkat keterpilihan antara lima hingga tujuh persen," kata Usman dalam konferensi persnya di Senayan, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Dengan posisi itu Partai Demokrat setara atau hanya melebihi sedikit di atas partai-partai berbasis massa Islam seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Usman menyampaikan, gambaran itu menandakan konvensi calon presiden (capres) yang diadakan Demokrat, belum mampu mendongkrak elektabilitas partai. "Gema konvensi capres Partai Demokrat kelihatannya belum cukup mengangkat elektabilitas partai tersebut," pungkasnya.

Sekadar informasi, survei LKP dilakukan di 34 provinsi dengan mengambil sampel sebanyak 1.240 responden melalui teknis multi stage random sampling, dengan margin of error sekira 2,8 persen, survei ini juga dilengkapi dengan analisis media dari 10 surat kabar nasional dan 10 media online nasional.

Berikut elektabilitas 12 partai politik (parpol) hasil survei LKP:

1. PDIP: 21,8 persen
2. Partai Golkar: 18,1 persen
3. Partai Hanura: 11,3 persen
4. Partai Gerindra: 11,1 persen
5. Partai Demokrat: 6,7 persen
6. PKB: 5,7 persen
7. PKS: 3,7 persen
8. PPP: 3,5 persen
9. PAN: 3,3 persen
10. Partai NasDem: 3,1 persen
11. PBB: 1,1 persen
12. PKPI: 0,3 persen
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved