Perajin sepatu & sandal apresiasi HT
Rabu, 12 Maret 2014 - 18:21 WIB
Perajin sepatu & sandal apresiasi HT
A
A
A
Sindonews.com - Kedatangan Calon Wakil Presiden Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) di sentra sepatu dan sandal, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, ternyata disambut antusias oleh perajin. Bahkan, mereka berharap agar HT tetap memperhatikan UMKM.
Asosiasi Perajin Sandal dan Sepatu (Aprisura) Jawa Timur Fuad Amin mengatakan pihaknya ingin belajar banyak dari HT tentang enterpreneurship. Nantinya, UMKM sepatu dan sandal bisa memasarkan produknya sendiri.
Fuad menambahkan, HT merupakan pengusaha sukses dan sudah selayaknya menularkan ilmunya kepada perajin. "Kedatangan Pak HT ke sini sangat bermanfaat bagi kami. Paling tidak kita bisa menambah ilmu tentang enterpreneurship," ujarnya, Rabu (12/3/2014).
Selain itu, perajin dan warga ingin tahu konsep ekonomi kerakyatan yang akan diusung pasangan Wiranto-Hary Tanoeseodibjo (Win-HT). Pasalnya, menurut Fuad sosok Win-HT bisa membawa perubahan perekenomian Indonesia lebih baik lagi.
Kedatangan HT juga disambut antusias oleh paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Wedoro. "Kami melihat Win-HT selama ini turun ke bawah. Semoga bisa membawa perubahan lebih baik," ujar Ketua PKL Pasar Krempyeng, Wedoro, Basori Alwi.
Pedagang dan warga juga merasa terbantu dengan kedatangan HT. Sebab, Ketua Bapilu Partai Hanura itu juga membagikan asuransi jiwa kepada warga. Paling tidak, asuransi jiwa itu bisa digunakan untuk berobat. "Kami di sini banyak yang tidak punya asuransi. Kalau mau nanti semua PKL akan diberi kartu asuransi jiwa," tandas Basori.
Saat berdialog dengan perajin dan warga, HT mengatakan tidak akan lupa untuk memperjuangkan UMKM. Artinya, apa yang dibutuhkan oleh perajin diupayakan akan dipenuhi. Apalagi jika HT bersama Wiranto terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, tentu akan lebih mudah membuat kebijakan yang berpihak kepada UMKM.
"Saya ke sini juga ingin berbagi kartu asuransi jiwa. Jika sakit bisa digunakan dan apabila kecelakaan meninggal mendapat santunan Rp9 juta," ucap HT di hadapan warga.
Mesti kedatangan HT sekira pukul 10.30 WIB hanya berlangsung sekira setengah jam. Namun, sejak pagi perajin sudah menunggu di depan kantor Aprisura. Dalam kesempatan itu, HT juga menyempatkan untuk melihat langsung produksi sepatu dan sandal.
Kawasan Wedoro, Kecamatan Waru merupakan sentra kerajinan sepatu dan sandal. Sebelumnya kawasan itu terkenal dan kini kondisinya tak seperti dulu lagi.
Harapan perajin sepatu dan sandal, HT tetap berkomitmen membangun usaha kecil agar tetap eksis. Sebab, salah satu penopang perekonomian di Indonesia adalah UMKM.
Asosiasi Perajin Sandal dan Sepatu (Aprisura) Jawa Timur Fuad Amin mengatakan pihaknya ingin belajar banyak dari HT tentang enterpreneurship. Nantinya, UMKM sepatu dan sandal bisa memasarkan produknya sendiri.
Fuad menambahkan, HT merupakan pengusaha sukses dan sudah selayaknya menularkan ilmunya kepada perajin. "Kedatangan Pak HT ke sini sangat bermanfaat bagi kami. Paling tidak kita bisa menambah ilmu tentang enterpreneurship," ujarnya, Rabu (12/3/2014).
Selain itu, perajin dan warga ingin tahu konsep ekonomi kerakyatan yang akan diusung pasangan Wiranto-Hary Tanoeseodibjo (Win-HT). Pasalnya, menurut Fuad sosok Win-HT bisa membawa perubahan perekenomian Indonesia lebih baik lagi.
Kedatangan HT juga disambut antusias oleh paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Wedoro. "Kami melihat Win-HT selama ini turun ke bawah. Semoga bisa membawa perubahan lebih baik," ujar Ketua PKL Pasar Krempyeng, Wedoro, Basori Alwi.
Pedagang dan warga juga merasa terbantu dengan kedatangan HT. Sebab, Ketua Bapilu Partai Hanura itu juga membagikan asuransi jiwa kepada warga. Paling tidak, asuransi jiwa itu bisa digunakan untuk berobat. "Kami di sini banyak yang tidak punya asuransi. Kalau mau nanti semua PKL akan diberi kartu asuransi jiwa," tandas Basori.
Saat berdialog dengan perajin dan warga, HT mengatakan tidak akan lupa untuk memperjuangkan UMKM. Artinya, apa yang dibutuhkan oleh perajin diupayakan akan dipenuhi. Apalagi jika HT bersama Wiranto terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, tentu akan lebih mudah membuat kebijakan yang berpihak kepada UMKM.
"Saya ke sini juga ingin berbagi kartu asuransi jiwa. Jika sakit bisa digunakan dan apabila kecelakaan meninggal mendapat santunan Rp9 juta," ucap HT di hadapan warga.
Mesti kedatangan HT sekira pukul 10.30 WIB hanya berlangsung sekira setengah jam. Namun, sejak pagi perajin sudah menunggu di depan kantor Aprisura. Dalam kesempatan itu, HT juga menyempatkan untuk melihat langsung produksi sepatu dan sandal.
Kawasan Wedoro, Kecamatan Waru merupakan sentra kerajinan sepatu dan sandal. Sebelumnya kawasan itu terkenal dan kini kondisinya tak seperti dulu lagi.
Harapan perajin sepatu dan sandal, HT tetap berkomitmen membangun usaha kecil agar tetap eksis. Sebab, salah satu penopang perekonomian di Indonesia adalah UMKM.
(kri)